Setengah Normal

Setengah Normal

  • WpView
    Reads 104,909
  • WpVote
    Votes 18,517
  • WpPart
    Parts 56
WpMetadataReadComplete Thu, Apr 30, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
(SELESAI) Karena selalu memusuhi cowok-cowok yang menyukainya dan mencatat nama mereka dalam buku daftar hitam, Ashariel Josephine sering dianggap kurang normal oleh teman-teman sekolahnya. Orangnya pelit, cueknya kelewatan, mukanya hampir selalu datar, dan cara bicaranya yang asal keluar membuatnya semakin dianggap tak wajar oleh banyak orang. Namun pandangan mereka mulai berubah semenjak Ariel kepergok mengintip seorang kakak kelas membasuh badan. Di saat Ariel mulai dikenal Yovie sang kakak kelas, muncullah Giga, penemu buku daftar hitam dari kelas sebelah yang rela melakukan banyak hal agar bisa berteman dengannya. Jangan lupakan juga keberadaan Ellan, sang ketua kelas yang selalu mengajak Ariel ribut dan bertingkah semakin menyebalkan setiap kali melihat Ariel dekat dengan cowok lain. Sampai suatu hari, seseorang menyadarkan Ariel bahwa ia sudah menyukai salah satu dari mereka, dan meminta melupakan buku daftar hitamnya. Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-undang 2018-2019 © Francesc Indah
All Rights Reserved
#43
surat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • He is Cold or Warm
  • The One They Wanted
  • REMEMBER YOU
  • Vyola ✓
  • ADELYN & ARKAN
  • Only FriendZone (End)
  • My Illegal Boyfriend
  • the CUPU is my TASTE (Selesai)
  • KENYAMANAN

"Sayang, bangun. Kamu lebih baik pulang, besok hari pertama kamu masuk SMA. Mama gapapa kok di sini sendiri" ucap suara lembut itu membangunkan ku yang tertidur di sebelah ranjangnya. Perlahan aku membuka mata dan sekarang aku melihat wajah itu tersenyum hangat kepadaku. Padahal dibalik senyumnya itu terdapat rasa sakit yang luar biasa karena penyakit jantung iskemik yang ia derita. "Mama, Aeril gapapa kok, lagian besok pagi Aeril bisa nelfon pak Herman untuk ngejemput Aeril. Oh iya, tadi papa ada urusan kerja ma, jadi gabisa nemenin mama seperti kemarin. Jadi Aeril bisa full nemeni mama di sini, tanpa dipaksa pulang sama papa" kataku dan membalas senyum hangat mama. ••• "Aerilyn Syafrina Ayra Falisha? nama ini sepertinya tidak asing di telinga gue." batin seorang cowok yang sedang melihat Aeril di tengah lapangan. •••

More details
WpActionLinkContent Guidelines