The Claimant Man - Pria Penuntut

The Claimant Man - Pria Penuntut

  • WpView
    Leituras 287
  • WpVote
    Votos 5
  • WpPart
    Capítulos 3
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização dom, jan 7, 2018
Ilena tak mengira jika membesarkan seorang putra terasa begitu menuntut. Semua karena Foster, suami yang menginginkan segala hal sempurna bagi putra mereka sebagai imbas dari kisah pahit yang menimpanya. Kehadiran wanita lain dan topeng ibu mertua baik hati sedikit demi sedikit membuyarkan angan Ilena tentang rumah tangga bahagia. Bertahan adalah siksaan sedang berpisah seperti vonis mati baginya. Karena Foster tidak akan membiarkan ia bertemu lagi dengan Alex, putranya. Namun diluar dugaan, apa yang ditutup rapat oleh Foster akhirnya terungkap. Akankah Ilena bersikukuh untuk berpisah atau menghadapi segala kenyataan yang mungkin memberikan akhir tak terduga.
Todos os Direitos Reservados
#172
rumit
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Langkah baru bersama mu
  • Elfira
  • JENDELA KEDUA (Proses Revisi)
  • INTELIJEN SERAPHINE
  • Perempuan Kedua
  • Fallin In 2U
  • Luka yang tak terlihat

Setelah melewati masa lalu yang penuh penantian dan kehilangan, Nazla akhirnya melangkah ke fase baru dalam hidupnya-menjadi istri dari Ilham, teman sekelasnya semasa kuliah yang selama ini diam-diam menyimpan rasa. Kini, mereka tinggal di sebuah rumah sederhana di kota. Hari-hari Nazla kini dipenuhi dengan jadwal mengajar sebagai dosen muda, sementara Ilham, suaminya, bekerja di sebuah lembaga riset lingkungan. Kehidupan rumah tangga mereka dimulai tanpa gemerlap janji manis yang berlebihan, melainkan dari hal-hal sederhana yang mereka bangun bersama: sarapan pagi yang hangat, perjalanan singkat ke kampus, dan tawa di balik kelelahan hari-hari panjang. Namun, kehidupan pernikahan tidak selalu semudah kelihatannya. Di tengah kesibukan dan impian masing-masing, keduanya dihadapkan pada ujian: mampukah mereka menjaga cinta tetap hidup di tengah rutinitas yang semakin padat? --- > "Kalau kamu masih mikirin dia, ya udah! Angkat kaki dari rumah ini!" Suara Ilham menggema di ruangan itu, cukup lantang untuk membuat Nazla terdiam dan bergetar di tempatnya berdiri. > "Mas... kamu serius ngomong gitu ke aku?" Nazla hanya bisa menatap mata suaminya dengan tatapan kecewa, matanya berkaca-kaca.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo