
Hara bingung. Kenapa Raka, kakak kelasnya yang terkenal misterius bersikap ramah padanya dan mulai mendekatinya. Dia tidak mau kepedean dulu, walaupun teman-temannya selalu meyakinkannya bahwa laki-laki itu menyukainya. Walaupun sejujurnya, dirinya hampir saja terbawa perasaan. Hara sangat bersyukur saat dirinya disadarkan. Satu kejadian itu membuat Hara menyadari bahwa laki-laki itu mendekatinya bukan karena menyukainya, tapi karena laki-laki itu membutuhkannya. "Mau pulang bareng gue?" Dan ntah kenapa, Hara ingin membantu Raka. "Ayo," Rumit ©kvinnaireAll Rights Reserved
1 part