Airel (Proses Revisi)

Airel (Proses Revisi)

  • WpView
    Reads 58,187
  • WpVote
    Votes 5,417
  • WpPart
    Parts 33
WpMetadataReadComplete Fri, Jan 15, 2021
Sebagian bab dihapus untuk revisi. "Anjing!" Makian terdengar bersamaan dengan menjauhnya tubuh Airel dari korban keberingasan lelaki itu. "Mau jadi jagoan lu?!" "Dia bisa mati!" "Gue emang mau bunuh dia!!" Seringan kapas, tubuh Airel dibuat terempas jatuh ke tanah. Tak mau kalah dengan si penyerang yang kembali mendekati korban, Airel berdiri dan memasang badan tepat saat sebuah balok kayu terayun di depannya. Mata Airel terpejam, bersiap menerima hantaman yang mungkin bisa meremukkan tulangnya. Jeritan sekitar terdengar nyaring bersamaan dengan napas Airel yang tercekat. Merasa ada kejanggalan setelah beberapa detik berlalu, Airel memberanikan diri membuka mata, juga mengatur napasnya. Saliva tertelan ketika ia mendapati sesosok laki-laki memunggunginya, dengan sebelah tangan terangkat dan meneteskan beberapa titik darah dari sudut sikunya. "Kita nggak lawan cewek." Start : 07.01.2018 End : 16.11.2018
All Rights Reserved
#3
airel
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hujan dalam Pandanganku
  • Husband In Second Life ✓
  • Young Romance [PROSES REVISI]
  • Cuaca
  • Kai-La
  • Menguntai Senja Reborn.✔ (Lengkap Dan Proses Revisi)
  • ARGANTARA
  • Aurel's Life Transmigration ( END )
  • Preman Sekolah Jatuh Cinta (PINDAH KE DREAME)
  • AIRI (Completed)

Alaya, gadis jurusan seni yang penuh rasa ingin tahu, tak sengaja masuk ke dunia Adriel-pria dari jurusan hukum yang dikenal dingin, pendiam, dan penuh misteri. Pertemuan pertama mereka terjadi secara tak terduga saat Alaya berlari ketakutan menghindari seseorang dan secara refleks bersembunyi di balik punggung Adriel. Sejak saat itu, hujan, keheningan, dan sorot mata yang tak pernah bisa ditebak mempertemukan mereka dalam cara yang tak biasa. Di antara kata-kata yang sedikit, tatapan yang dalam, dan hujan yang menjadi saksi bisu, perlahan keduanya belajar memahami arti keberanian, luka yang tersembunyi, dan perasaan yang tak pernah benar-benar bisa mereka tolak. Ini bukan hanya tentang cinta, tapi tentang dua dunia berbeda yang saling menyentuh lewat keheningan dan air hujan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines