Story cover for Malam Sunyi by febiana_anggraeni
Malam Sunyi
  • WpView
    Reads 126
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 126
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Jan 06, 2018
kususuri tepi jalan yang gelap gulita,tak terasa dingin menyelimuti malam.Malam  ini mengajariku kehidupan,
ku kira hanya fiktif belaka nyatanya itu fakta.Jika dirasa malam malam ini terasa sunyi.Hanya ada kesendirian yang abadi,ini lah kehidupan yang tak terasa.Malam ini akan menjadi malam yang jahat bagiku,malam yang tak pernah kurasakan sebelumnya,apa yang terjadi hanya khayalan semata.

Selalu kurindukan wajahmu,wajah yang menghiasi hari-hariku.Sering ku terfikir olehmu,apa mungkin ini hanya sebatas rindu atau karna aku telah jatuh hati padamu?memang pertanyaan yang sulit untuk diriku.
lagi-lagi kamu yang buatku termenung,masa lalu yang dulu kini hadir lagi di dirimu.ahhhh sepertinya kamu berhasil....

berhasil membuatku tergila-gila padamu.




Bojonegoro,5 januari 2018
All Rights Reserved
Sign up to add Malam Sunyi to your library and receive updates
or
#305ceritaku
Content Guidelines
You may also like
ENDLESS SUFFERING [•Halilintar•] Empire Era by RedFlash_Nana
70 parts Ongoing
Bagaimana perasaan mu ketika kau hanyalah bocah polos tak berdosa berumur lima tahun , bukannya dibawa ke taman bermain penuh keseruan , tapi ke medan perang tempat mayat tergeletak sejauh mata memandang , tempat dimana kaki mu tak luput dari darah yang tergenang , dan tangan kecilmu menggenggam erat pedang ; dengan alasan berjuang demi tanah kekuasaan. Itulah yang Halilintar rasakan. Tak bisa dipungkiri jika dunia yang tak adil selalu memihaknya , memberatkan pundaknya , dan membebani jiwanya. Tidaklah salah ketika Halilintar sendiri bilang ia ingin menyerah , tapi apa? Ia tak berhenti melangkah karna apapun itu , selalu ada hal yang membuatnya harus dan harus untuk memenuhi segala hal. Dia hanya bocah kecil , yang dijadikan lelucon oleh semesta , dijadikan badut oleh dunia , dimana penderitaan itu , seolah tampak lucu dimata orang yang tak tau seberapa tebal topeng diwajahnya. Namun apa? Tak berhenti disitu , tak hanya fisik , mentalnya juga membeku ; mati dihantam tiap hitungan waktu. Tapi lagi lagi , tubuh itu bangkit setelah jatuh.. "Nyawa ayah prioritasku" "Jangan berpura pura , ibu. Jujur lah dalam membenciku" "Jangan bermimpi.. Aku tak pantas disebut kakak" "Aku mati pun , tak ada pengaruhnya untuk hidup kalian! Aku akan mati bahkan sebelum tangan kalian kotor oleh darah ku" "Jangan khawatir , aku sudah terbiasa" " ..... Benar benar terbiasa" Dan dibalik semua itu , ia tak sendirian. "Benar kan~Tuan~?" WARNING!! *KARAKTER DISINI MILIK MONSTA , ENDLESS SUFFER HAHYA MEMINJAM KARAKTERNYA SAJA (ADA BEBERAPA TAMBAHAN KARAKTER DARI AUTHOR) *DILARANG COPY KARNA SAMA DENGAN MENCONTEK! DIDUNIA DIMARAHI MASYARAKAT , DIAKHIRAT DIMARAHI MALAIKAT! *SILAHKAN BERI SARAN DENGAN SYARAT : SOPAN , TIDAK BERTELE TELE , DAN DENGAN BAHASA INDONESIA TENTUNYA *JANGAN LUPA VOTE DAN IKUTI TIAP BAB , OKE!?
You may also like
Slide 1 of 8
Antara Aksara dan Kata cover
[ New ] MIKACINTA [ END ] cover
ABOUT GASTALA  cover
Full Of Scratches cover
ENDLESS SUFFERING [•Halilintar•] Empire Era cover
N O R A [on going] cover
Cerita Kita  [MUTHIARA] cover
My Junior My Love ✔️ cover

Antara Aksara dan Kata

11 parts Ongoing

Haruskah cinta yang pergi benar-benar dilupakan? Ataukah ia hanya bersembunyi di antara jejak kenangan yang enggan pudar? Kumpulan cerpen yang aku buat ini mengisahkan tentang mereka yang masih menggenggam sisa-sisa rindu-tentang janji yang tidak sempat ditepati, perasaan yang tertinggal di sudut hati, dan harapan yang terus berdenyut meski cintanya telah pergi. Dengan kata-kata yang lirih dan penuh makna, cerpen-cerpen di dalamnya menghadirkan berbagai wajah kehilangan. Ada yang mencoba melupakan, ada yang memilih menunggu, dan ada yang diam-diam tetap menyimpan cinta dalam sunyi. Mungkin, dalam satu atau lebih kisah yang ada di dalamnya, kamu akan menemukan bagian dari hatimu yang juga belum benar-benar sembuh. follow ig aku: @kaelaryas_