Friendship never end

Friendship never end

  • WpView
    reads 21
  • WpVote
    Stemmen 6
  • WpPart
    Delen 2
WpMetadataReadLopende
WpMetadataNoticeLaatst gepubliceerd zat, jan. 27, 2018
WpInfo
Fictie
Fantasy
Akhsan, Balqis, Fadilah, Nabilah dan Rahma mereka semua bersahabat dari kelas 3, mereka semua berencana liburan bersama, tapi mereka semua tersesat di hutan dekat villa dan masuk ke dalam lumpur hisap, dimana om Nabilah ? Kenapa Messy bisa bicara ? disana mereka menemukan anak perempuan yang aneh sekali, anehnya lagi mereka menemukan binatang-binatang yang bisa bicara. Bagaimana mereka kembali ?
Alle rechten voorbehouden
#483
indonesian
WpChevronRight
Word lid van de grootste verhalengemeenschapOntvang persoonlijke verhaal aanbevelingen, sla je favorieten op in je bibliotheek en geef commentaar en stem om je gemeenschap te laten groeien.
Illustration

Je bent misschien ook geïnteresseerd in

  • New World [REVISI]
  • AKU
  • Keep Halal, Sis!
  • THE NAIAD (transmigrasi) {END}
  • Sayonara Teman Hutan!
  • The Family
  • THE DARK FOREST (Terbit!)
  • my world is a magical world
  • Askara Leonard (Re-Upload) [END]
  • 𝐇𝐞𝐥𝐥𝐨, 𝐰𝐞𝐥𝐜𝐨𝐦𝐞 𝐡𝐨𝐦𝐞

Sequel Ventiones Academy **** Sebenarnya tidak ada yang aneh di hidupku. Hidupku berjalan seperti remaja usia empat belas tahun pada umumnya. Tetapi, seketika semuanya berubah. Iya, berubah. Tidak, bukan berubah dunianya yang berubah. Tapi, aku selalu dikejutkan dengan bisikan seorang lelaki yang begitu ... lembut? Dari nada bicaranya, sih dia seperti merindukanku, baiklah aku mulai ge'er sekarang, jadi lupakan. Kemudian, merasa diawasi setiap berada di luar rumah. Sampai akhirnya .... Aku bertemu seorang gadis yang kelihatannya seusiaku, dan dia mengaku bahwa aku adalah 'sahabat setianya'. Hahaha, 'sahabat setia'? Terdengar seperti 'babu setia' menurutku, upss. Tapi itu sungguhan. Lebih parahnya lagi, aku bisa mengeluarkan api dengan tanganku ketika aku sedang marah ataupun kesal. Waktu itu, hampir saja api ini membuat temanku terbakar. Beruntung aku langsung menjauh darinya. Sungguh mengerikan. Tapi, kenapa aku bisa mendapatkan hal aneh seperti ini? Kenapa aku bisa merasakan hal aneh seperti ini? Apa aku tidak normal? **** *Perhatian, banyak umpatan kasar di sini. Jadi dimohon untuk jangan menirunya di kehidupan sehari-hari.

Meer details
WpActionLinkInhoudsrichtlijnen