Eccedentesiast

Eccedentesiast

  • WpView
    Reads 8,466
  • WpVote
    Votes 176
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 31, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Pernah merasa luka adalah hal yang biasa. Bahkan melepas yang singgah juga perkara perulangan. Tapi ini lebih menyiksa. Menerima kehilangan atas ketidakmampuan tuk menjaga, tuk mendekap, tuk memiliki yang sebetulnya memang bukan kepunyaan. Lalu kita tersadar punya rasa saja tak cukup untuk membuat kita terlihat, punya peduli pun takkan cukup untuk membuat dia mencari. Apalagi hanya miliki modal kesukaan akan sesuatu yang sama?
All Rights Reserved
#853
friendzone
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • REGRET OF LOVE
  • Sejenak Luka
  • Destiny.
  • Satria Dirgantara [Complete]
  • SUARA BIA (TAMAT)
  • KHALILA AND OTHERS
  • love and hate
  • Yang Dulu Melukai,Kini Menyayangi [END]
  • Waktu?
  • About kevin (End)✅

kenapa aku harus merasa tersakiti dan terus menangis? jika sebenarnya ikhlas itu tidak akan menuai luka.. atau haruskah pengorbanan ini kubilang suatu keikhlasan? seandainya aku tau dia tak bisa bahagia tanpaku, pastinya aku akan bertahan selamanya. Namun jika dia jujur telah bahagia tanpaku, sebaiknya aku ikhlas menjalani demi jiwaku. Rasa yang aku miliki, kepedulian yang aku pertahankan bukan sekedar karena aku takut kehilangan. Namun kesedihan ini terwujud ketika aku tau bahwa dia terluka karena sikap burukku. Dan aku takkan sanggup sedikitpun melukainya. biar aku bertahan dan kubawa cinta ini sampai mati. karena aku tak bisa lagi jatuh cinta pada yang lain.

More details
WpActionLinkContent Guidelines