Mencintai Mu Tanpa Batas

Mencintai Mu Tanpa Batas

  • WpView
    Reads 51
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 12, 2018
Milda gadis berusia 12 tahun ini selalu mendamba dambakan pujaan hatinya yg mw menerima kekuranganya. Kehidupanya berubah saat ia mulai menyukai seseorang yg berkulit putih, sampe sampe ia terinspirasi oleh laki laki itu agar mempunyai kulit sama persis olehnya. Apakah cintanya terbalaskan oleh laki laki berkulit bening itu. Maka ikutilah perjalanan cinta monyetnya
All Rights Reserved
#112
fristlove
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Say Bye
  • Jodoh Pilihan Ummi (Selesai)
  • sebuah janji (end)
  • KARENINA
  • Like A Star (Complete)
  • KAMU YANG JATUH, AKU YANG CINTA
  • Kumpulan Novelet Romansa (one shoot)
  • KISAHKU  " L KURNIA "
  • Kamu & Kenangan
Say Bye

Setelah Ervan memutuskannya enam tahun lalu, Qia hanya ingin hidupnya baik-baik saja. Dia ingin kerja dengan giat, punya banyak teman, makan teratur, serta tidur nyenyak tanpa harus menonton video mukbang atau ASMR dulu di YouTube alih-alih untuk mengalihkan rasa sakit di hatinya yang selalu datang setiap malam. Keinginan itu tidak muluk, cenderung mudah, tapi kenapa terasa sangat sulit untuknya? Terlebih saat Ervan tiba-tiba mengumumkan pernikahan, semua rencana hidup baik-baik saja yang Qia susun, hancur berantakan. Qia hilang arah. Tidak mau Ervan melihatnya masih berantakan, segala upaya Qia lancarkan agar terlihat bahagia di depan cowok itu. Dari mulai mengencani banyak cowok hingga dia tidak sengaja menjadi selingkuhan orang. Atau juga belajar menerima Adi, cowok yang pernyataan cintanya selalu dia tolak dari SMP, sebagai masa depannya nanti. Namun, ketika hidup Qia sudah berjalan sebagaimana keinginannya, Ervan justru kembali lagi. Dan fakta yang baru diketahui Qia tentang cowok itu membuat keputusannya untuk terus berjalan ke depan, seketika penuh dengan keraguan dan tanda tanya. Dalam kisah ini, sebenarnya siapa yang lebih terluka? Dia atau Ervan? "Di waktu-waktu yang akan datang, sebanyak apa pun selamat tinggal terucap dalam kisah ini, aku harap tetap kamu tempatku kembali." *Cerita ini diperuntukkan pada pembaca yang sudah berumur 19+

More details
WpActionLinkContent Guidelines