BANDUNG DAN KAU

BANDUNG DAN KAU

  • WpView
    Reads 92
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 6, 2018
Cerita tentang bandung dan dirinya Aku tidak mengetahui siapa dia sampai akhirnya aku mencintainya, benar benar mencintainya. Pertemuan rutinitas setiap satu tahun sekali itu membawaku terhanyut kedalam keadaan aneh yang begitu mengherankan. Hai kau, masih ingat kah denganku? Masih kah kau ingat saat aku sedang ingin sekali tahu gejrot bandung itu dan kau membelikannya lewat kolong pagar? masih ingat kah kau dengan taman refleksi yang sering kau ajak aku untuk bertanding siapa yang kuat mutari taman tersebut tanpa alas kaki? masih kau ingat dengan sulapmu yang kau selalu tunjukan itu? Sudah bosankah kau dengan semua sulapmu, sampai akhirnya kamu berpaling untuk memberikan seluruh hidupmu kedalam musik? Sudah bosankah kau dengan tahu gejrot, sampai kau berpaling dengan fastfood? Sudah bosankah kau dengan taman refleksi itu, sampai kau berpaling dengan menghabiskan waktu menonton di Mall? Setiap satu tahun sekali, cerita ini hanya akan dapat diabadikan setiap satu tahun sekali. Satu tahun rindu ini kubawa kemana mana sendirian dan hanya dapat terobati dengan satu hari singkat itungan jam setiap tahunnya. Dapat dibayangkan kah? selamat dibuat menunggu oleh cerita tentang 2 keindahan judul cerita ini!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SELESAI (Say Goodbye)
  • Arsyilazka
  • Hujan di Langit Aresta
  • Semu [Completed]
  • No Longer Mate
  • FATED TO LOVE YOU
  • Necessary✅✅(jikook/minimoni)
  • Frozen love(jikook)✅✅
  • Misunderstand

Izinkan aku mengungkap sesuatu hal yang menurutku penting, izinkan aku mengungkapnya untuk yang terakhir kali. Rasanya berat jikalau harus melupakan orang yang dulu selalu bersama kita, setelah semua yang kita lewati bersama, tapi apa boleh jika takdir tidak berpihak sama kita. Aku terlalu berlebihan mempunyai rasa yang lebih dari teman tapi kamu harus tau semua perhatian yang kamu beri itu menumbuhkan rasa yang lebih dari pada seorang teman, dan harapan aku sangat besar tentang perasaan kamu. Untuk yang terakhir kali dan semoga ini yang terakhir dan tidak ada lagi sosok aku dihidup kamu, maafkan aku telah menyukaimu lebih dari seorang teman, kenal kamu itu adalah sebuah anugrah disaat aku sudah tidak mau mengenal cinta lagi tapi kamu datang sebagai teman yang memberikan harapan lebih ke padaku. Rasanya campur aduk antara berterimakasih karena kamu datang atau maaf karena aku berlebihan, dengan melihat kamu yang sekarang bahagia diluar sana aku ikut senang. Jikalau suatu saat nanti kamu sudah bertemu dengan yang lebih sempurna taruhlah aku dibagian kecil ingatanmu, jadikan aku sebagai sejarah yang sering kamu pelajari setiap harinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines