NIKAH YUK!

NIKAH YUK!

  • WpView
    Reads 587,568
  • WpVote
    Votes 35,497
  • WpPart
    Parts 49
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 24, 2019
Aku tidak percaya kalau menikah tanpa berpacaran terlebih dahulu. Mana ada orang bisa cocok hanya dengan kenal satu kali dan langsung menikah. Big No! aku tidak mau terperangkap di dalam pernikahan tanpa cinta dan tanpa rasa. Tapi tenggat waktu untuk memilik seorang suami sudah sampai batas akhir. Usiaku sudah 35 tahun, 5 tahun lagi sudah 40 tahun. Dan aku tidak mau menjadi perawan tua yang menyedihkan. Sebenarnya sudah ada calon suami yang potensial. Kekasihku yang selama 5 tahun ini sudah membuatku jatuh cinta setengah mati. ku ingin menikah dengannya, hanya saja dia ingin menghamiliku terlebih dahulu untuk membuatku bisa menikah dengannya. Itu syarat mutlak darinya karena orang tuanya tidak pernah menyetujui hubungan kami. Syarat yang gila menurutku.. haruskah aku bersedia di hamili terlebih dahulu? Di satu sisi ada seorang pria yang jauh dari tipe idealku langsung melamarku dan mengajakku menikah. Tanpa tedeng aling-aling pria itu begitu melihatku langsung mengajukan lamaran itu. Aku dilema 100%...
All Rights Reserved
#362
alim
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Gula Kapas
  • My Sweet Husband [SELESAI]
  • CACA (TAMAT)
  • Jodoh Gak Kemana [Re-publish]
  • Semanis Cinta Mas Santri
  • imam terbaik ku (tamat) REVISI
  • Aamiin bersamamu [ ENDING ]
  • Prewedding

"... pernikahan lebih sensitif dari pada pacaran Kak Hyeon. Pernikahan bukan hanya merencanakan kehidupan satu tahun atau lima tahun saja. Tapi selamanya. Dan itu butuh pertimbangan yang matang. Nggak serta merta langsung menikah lalu berpisah di kemudian hari. Kita ini masih labil. Hati kakak dan saya bisa berpaling kapan pun." Mazaya Humaira "Aku bakal berjuang semaksimal mungkin untuk jadi imam yang baik buat kamu, Aya. Jadi tolong menikahlah denganku. Cuma ini yang bisa kuusahakan untuk mama." Hyeon Ghiffary Bagaimana kisah pernikahan Hyeon Ghiffary dan Mazaya Humaira? Dua makhluk yang memiliki sisi berbeda dari segala hal tapi harus menikah tanpa menghadirkan kasih sayang melainkan untuk memenuhi permohonan? Apa bisa pernikahan seperti itu sekokoh pondasi bangunan pencakar langit? Atau malah kisah keduanya seperti gula kapas? _________________________________ DILARANG PLAGIAT! karena plagiat itu dosa besar. Sebesar cintaku padamu, eaa

More details
WpActionLinkContent Guidelines