Tentang Rinai dan Hujan

Tentang Rinai dan Hujan

  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 26, 2018
Rinai dan Hujan, dua hal yang sama. yang selalu berada di satu waktu dan tempat. dua hal yang saling melengkapi dan berkaitan.. Rinai seorang gadis perindu aroma hujan yang selalu berjiwa tenang,setenang saat ia terjatuh bersama dengan hujan.. tetapi dia tidak pernah protes akan takdir yang selalu membawa nya ke alur yang sama. Terjatuh bersama Hujan.. Hujan seorang seorang lelaki dingin yang sangat membenci hujan. menurutnya, Hujan hanya akan membawanya kembali ke masa lalu kelamnya. tetapi sejak bertemu dengan rinai.. hujan adalah segalanya baginya.. . . . . ini bukan kisah yang di akhirnya sang tokoh 'utama' berhasil bersanding dengan tokoh pujaannya. tetapi ini adalah kisah, dimana kau akan belajar apa arti dari ketulusan, melepaskan dan.. mengikhlaskan. selamat membaca :)
All Rights Reserved
#758
moveon
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rainangkasa #2 [END]
  • My Childish Wife [TAMAT]
  • Pacaran Sama... Dokter Cuek! (Selesai)
  • Rainasta
  • rain untuk senja
  • Imam Pilihan Appa [end]
  • Dalam Rintik yang Sama
  • Gadis Hujan
  • Lovakarta

Hujan memang diciptakan untuk dijatuhkan. Semau dan semampu apapun hujan bertahan, tetap saja jatuh ialah keharusan. Semesta tak kenal kasih. Semesta tak pernah memilih. Jika sebuah hati berpaling, itu bukan salah semesta. Jika pada akhirnya harus mengenal perpisahan, itu juga bukan salah semesta. Salah seseorang yang tak bisa menjaga, salah seseorang yang hanya memberi kecewa. Hujan tak pernah menuntut perlakuan istimewa, namun bukan berarti dirinya diabaikan. ***** "Sa, aku cuma bantu kamu buat bebas. Biar kamu gak lagi sembunyi-sembunyi jalan sama cewek mana pun. Ini satu-satunya cara yang terbaik buat aku dan juga kamu." "Ra... " suara Angkasa berubah parau. Gerimis yang jatuh seakan menusuk seluruh tubuh Angkasa membuatnya merasa kesakitan, terutama hatinya. Namun di sini bukan hanya Angkasa yang merasa sakit, tapi Raina juga. Perempuan itu jauh lebih sakit. "Gue janji, Ra. Gue janji bakal berubah. Kasih gue satu kesempatan lagi." pintanya. Raina menggeleng seraya menarik lengannya. Kemudian, ia beranjak bangun. Disusul oleh Angkasa. Kini keduanya saling berhadapan dengan keadaan basah kuyup. "Aku harap suatu saat kamu temuin perempuan yang bisa bikin kamu bahagia, Sa." ***** Hubungan mereka berada di ambang perpisahan ketika perlahan-perlahan seseorang mengusik hati masing-masing. Ketika kisahnya tak lagi tentang dua orang yang jatuh cinta, tapi tentang dua orang yang sama-sama terluka, sama-sama mencoba bertahan, dan sama-sama melepaskan. Hujan sudah cukup sabar selama ini. Lantas, apakah masih ada kesempatan untuk merekatkan kembali yang retak? Mengembalikan kepercayaan yang dipatahkan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines