We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Separuh Senyumku

Separuh Senyumku

  • WpView
    Reads 62
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 12, 2019
WpInfo
Fiction
Social Themes
Kisah seorang gadis cantik namun badgirl. Kurang kasih sayang serta perhatian dari orang orang disekitarnya menjadi penyebabnya. Namun siapa sangka, meski dinilai badgirl namun masih ada titik baik yang terbalut kabut hitam dihatinya. 'Aisyiyah Azzahra wanita yang dulunya hobi foya foya, belanja yang kurang penting, sering kumpul sama teman laki lakinya, anak yang terkenal disosial media. Ai anak orang yang dirogoh untuk mendapat apa yang diinginkan selalu ia dapatkan. Baginya agama tidak terlalu penting, "hidup hanya sekali buat apa dibuat susah" kalimat itulah yang selalu memotivasi untuk selalu hidup berfoya foya. Namun, Ai yang sekarang berbeda dengan Ai yang dulu. Sekarang Ai benar-benar berimpian menjadi wanita yang shalihah, jadi bidadari surga untuk pendampingnya kelak. Itu semua berkat seorang lelaki dingin, yang selalu memperhatikan kehidupan Ai. Siapa lelaki tersebut?.. yuk ikuti ceritaku.
Creative Commons (CC) Attribution
#344
idaman
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta dalam Hijrah #FJSTheWWG
  • Assalammualaikum, Ustadz [END]
  • Lembar Terakhir Surat Untuk Dika
  • Sujud Terakhirku [OPEN PO]
  • ATHAR
  • Keikhlasan Cinta Milik Gus Asya [END] (BELUM DI REVISI)
  • Aisyah
  • The Lost Halal Love #BSII 2

1#hijrahcinta "Ta-tapi, kenapa ka Azam memilih saya untuk dijadikan pendamping?" "Bukannya kakak tau, dulu sikapku pada kakak seperti apa?" lanjut Syifa. Azam terdiam sekejap. "Tapi itu dulu kan?" tanyanya singkat. "Dan masa laluku sangatlah buruk. Aku tak pantas untuk kakak. Kakak itu agamanya sangat baik, sedangkan aku?" "Tapi kamu tidak hidup di masa lalu lagi. Kamu akan hidup di masa depan. Dan aku yakin kamu pasti menjadi wanita yang lebih baik." Azam berkata dengan nada santai. "Aku tak pantas untuk kakak," Syifa menundukkan kepalanya. "Kenapa?" "Aku ingin memperbaiki diri dulu." "Aku yang akan membimbingmu." "Lelaki yang baik, untuk perempuan yang baik, pun sebaliknya. Kakak baik tapi aku tidak." "Berhenti merendahkan dirimu. Kamu memang belum baik sepenuhnya, tapi kamu sedang berusaha menjadi baik, kan? Aku akan membimbing mu." "Tapi kak..." "Apa ini tanda kamu menolak lamaranku?" "Tidak begitu..." "Semua terserah padamu. Aku akan menunggu jawabannya."

More details
WpActionLinkContent Guidelines