Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.
WAR
  • WpView
    Reads 17,280
  • WpVote
    Votes 1,191
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 27, 2018
Aku berlari dengan cepat, mengikuti Niel dari belakang. Becca juga mengikutiku dari belakang. Aku menatap jauh kedepan, deru angin dapat terdengar di telingaku. Nafasku tergopoh-gopoh. Aku dapat melihat anggota lain juga mulai berkeluaran dari gubuk mereka. Tekanan kekuatan mereka memang sangat terasa sekali. Entah berapa banyak pasukan yang mereka bawa? Aku berusaha untuk menjernihkan pikiranku, mencoba untuk tetap fokus....... --COPYRIGHT BY ZZANTHEE (2014)--
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Villainess Illusion
  • Villain Also Has A Reason [END]
  • I WAS BORN TO BE ALONE [END]
  • moccacino, mark lee (selesai)
  • I'm More Than Just A Princess
  • New World [REVISI]
  • DI BALIK LUKISAN
  • Transmigrasi Arabela - Descendants [COMPLETE]
  • In the Future Without You

---- Alexandra Whitney Calister atau lady gila dari keluarga Calister, begitulah orang-orang mengenalnya. Alexa mungkin cantik dan kaya raya namun dalam hal kesopanan gadis itu sangatlah minus, bahkan bangsawan di sekitarnya lebih sering menyebutnya nenek sihir dibanding lady. Hampir semua orang di kerajaan Wynnzel tahu bahwa tak pernah ada hari yang dilewati Alexa tanpa menganggu sang putra mahkota. Untuk melindungi cintanya Alexa memilih menjadi buta, ia tidak takut dan tidak peduli akan apapun. Baik dan buruk tak lagi berbeda di matanya, asalkan keinginannya tercapai. Namun suatu hari Alexa melihat segalanya, ia pingsan dan bermimpi tentang takdirnya. Ternyata tidak akan ada kehidupan indah yang menunggu dirinya di masa depan, hanya ada jurang penderitaan dengan akhir mengerikan. ~~~~ "Alexandra Calister, adakah pembelaan terakhir yang ingin anda sampaikan sebelum menghadap kematian?" Hening. Alexa menjatuhkan lututnya ke lantai, mengubah posisinya dari berdiri menjadi berlutut. Dengan tatapan kecewa ia menatap lurus ke arah pangeran David yang masih duduk dikursinya dengan tenang. "Kau tahu Dave? Aku mengorbankan segalanya untukmu tetapi kau..." "...Mengorbankan aku, untuk segalanya!" Alexa memejamkan mata menahan nyeri di hatinya, "Jika ini adalah bayaran setimpal atas semua dosa-dosaku, maka tak apa...." "Kuharap kita tidak akan pernah bertemu lagi, bahkan di neraka sekalipun...." ---- 🦋 Warning ; This story is complicated!

More details
WpActionLinkContent Guidelines