Edelweiss for Caroline

Edelweiss for Caroline

  • WpView
    Reads 4,116
  • WpVote
    Votes 223
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 9, 2018
Broken Chord #1 Waiting for Radit Broken Chord #2 Edelweiss for Caroline Frikson dilanda kecewa yang teramat dalam ketika cintanya kepada Elena ternyata tidak berbalas. Dia memutuskan untuk meninggalkan sahabat-sahabatnya sekaligus tim orkestra kebanggaanya karena sebuah alasan. Enggar, kekasih Caroline, dia mengalami kecelakaan saat mendaki gunung. Dalam proses penyembuhannya, Enggar justru berpindah hati pada wanita lain. Ketika dua insan yang sedang terluka dipertemukan dalam sebuah keharmonisasian nada, mampukah keduanya saling menyembuhkan? Konon katanya, edelweis adalah bunga yang melambangkan sebuah keabadian dan ketulusan. Mampukah Frikson menggantikan edelweis pemberian Enggar? *Hargai karya author dengan meninggalkan jejak berupa vote or comment *Private acak bagian akhir cerita, follow dulu sebelum membaca
All Rights Reserved
#3
bromo
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Never Know
  • SHATTERED ILLUSIONS (TAMAT)
  • SUNYI [End]
  • MATCH MADE IN HEAVEN 2 (SELESAI)
  • ELANG (Sudah Revisi) END
  • MAID IN LOVE - BECKFREEN [SELESAI]
  • Waiting For Radit [under Revision]
  • Edelweis
  • Strong Woman (Good Waketos)
  • Adam dan Audrey

SEQUEL WHY DON'T WE? *************** "Akan kubuat kucing liar itu bertekuk lutut di bawah kakiku seperti yang seharusnya orang-orang lakukan kepadaku, dan di saat itu terjadi maka dapat kupastikan dia akan mengemis cinta dari diriku" - Zach. "Seharusnya aku lebih kuat memukul kepalanya tadi supaya otaknya kembali normal, dia pikir dia sudah cukup tampan untuk membuatku bertekuk lutut? Sebelum itu terjadi maka aku yang akan membuatnya memohon dan mengemis kepadaku" - Caitlyn. "Perempuan hanyalah mainan bagiku, jadi jangan terlalu menggunakan hati jika masih ingin bekerja bersamaku" - Jack. "Kau bukan pria brengsek atau bajingan seperti kata mereka, kau hanyalah seorang pria yang takut untuk terluka" -Jessie Tentang dua pemuda yang senang bermain-main dengan takdir, tetapi mereka seharusnya tidak melakukan hal tersebut jika tidak ingin di permainkan oleh sang takdir. Tentang keutuhan band yang kembali terancam, apakah mereka mampu mempertahankannya? Ataukah band ini akan hancur sebelum mereka memulai untuk memperjuangkannya? Tidak ada yang tahu apa yang telah Tuhan gariskan pada takdir kita. "Cause only never comes when never's all you know" ********************

More details
WpActionLinkContent Guidelines