XXX
  • WpView
    Reads 28
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 13, 2018
Malam ini, seperti biasanya aku duduk bersila sambil minum alkohol sambil menatap langit malam ini. Gelap. Bagaikan perasaan ku yang sedang kacau. "Zara! Buang botol itu! " teriaknya sambil menendang botol yang isinya sedang ku minum. "Apa-apaan sih kamu, susah-susah aku mencarinya kamu malah menendang nya!" "Bodoh kamu ini kenapa, kamu jangan merusak liver mu. Jangan lakukan hal gila yang akan merusak akalmu bodoh! " "Ini semua gara-gara kamu, orang bodoh yang memanggilku bodoh! Aku benci mencintaimu bodoh! "
All Rights Reserved
#379
anakremaja
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • epilog tanpa prolog
  • Short Stories
  • Two Person That I Love
  • 5 Kisah [ END ]
  • Tetangga Full Of Love
  • Capricorn
  • TANAH  yang mengagumi LANGIT
  • Kebo Vs Kudanil

"Aku tau kisah kita diibaratkan dengan dua atma yang takkan bisa untuk bersatu walau alam semesta mengizinkannya. Terus lah jadi bintang di atas sana yang bersinar dan bercahaya di dalam kegelapan langit malam, niscaya aku akan mencintai cahaya itu karena ia sudah menerangi langit malam ku. Aku mencintaimu sebagai seorang manusia nyata, namun aku serasa mencintai akara, harsa..." - geya cover : nectar in tongues

More details
WpActionLinkContent Guidelines