Air Mata Impian

Air Mata Impian

  • WpView
    Reads 1,702
  • WpVote
    Votes 52
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadComplete Tue, Jan 9, 2018
WpInfo
Non-Fiction
Impian adalah sesuatu yang berharga bagi setiap orang. Siapapun, bahkan manusia paling hina sekalipun, dengan susah payah akan tetap memperjuangkan agar impiannya itu setidaknya bisa terus diperjuangkan. Namun, semua itu musnah setelah aku mengenalnya. Semua itu pupus setelah aku tidak bisa memusuhinya. Semuanya hancur. Jangankan jalan yang akan kulewati untuk meraih impian itu, bahkan semangat untuk membangun jalannya saja sudah musnah bersama diriku yang dulu. Kini, hanya satu yang kumiliki. Satu harapan yang setidaknya tidak membuatku menyesal ketika meninggalkan dunia ini. Harapan itu adalah sebuah air mata impian, yaitu sebuah tangis yang mengisyaratkan kebahagiaan.
All Rights Reserved
#8
kira
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Auri, Cigarettes and Life
  • 𝓙𝓮𝓳𝓪𝓴 𝓚𝓮𝓷𝓪𝓷𝓰𝓪𝓷 𝓭𝓲 𝓤𝓳𝓾𝓷𝓰 𝓢𝓮𝓷𝓳𝓪
  • KEPERGIAN SENJA
  • Jejak Luka Di Bawah Langit Senja
  • ZIVANA(ON GOING)√
  • Jeritan Anak Broken Home 17+
  • ALGENTA
  • ARNWOLF (END)
  • Behind The Smile
  • Garis Singgung

Cover by pinterest kebebasan, uang dan kekuasaan. tiga hal yang sudah lebih dari cukup untuk Auri. menghabiskan hari seperti remaja pada umumnya, bersenang-senang, dan melakukan apapun yang ia mau. entah sejak kapan, hal-hal ini menjadi rutinitas bagi pemuda itu. namun, pada akhirnya hidup bukan hanya tentang bahagia. meski ia telah terpontang-panting dan babak belur di masa lalu, kemudian mendapatkan kesenangan bak sebuah mukjizat, pada akhirnya sesuatu akan kembali menghantam. tidak akan membiarkan hidup hanya diisi oleh tawa bahagia. Auri tak pernah terpikirkan sama sekali jika apa yang ia rasakan sekarang akan secara perlahan terkikis. hanya karena sebuah rahasia masa lalu dan masa kini yang perlahan terkuak oleh seseorang yang bahkan tak pernah terpikirkan di benak Auri untuk mengenal. hiperbola, mungkin saja orang berpikir seperti itu. tetapi bagi Auri yang telah melewati beberapa hal menyakitkan, mendapatkan masalah lagi rasanya akan membuatnya gila.

More details
WpActionLinkContent Guidelines