Story cover for Bastard by rismaaa
Bastard
  • WpView
    LECTURAS 272
  • WpVote
    Votos 8
  • WpPart
    Partes 1
  • WpView
    LECTURAS 272
  • WpVote
    Votos 8
  • WpPart
    Partes 1
Concluida, Has publicado mar 08, 2014
Oh aku membenci dirimu yang tak bisa memahami perasaanku
Aku benci penantian ini
Kumohon mulai saat ini tinggalkanlah dia
Ketika kau bersedih, aku merasa seperti mati.. Sayang

Apa yang si brengsek itu miliki dan tak ada padaku?
Kenapa aku tak bisa memilikimu?
Si brengsek itu tidak mencintaimu
Sampai kapan kau akan menangisinya seperti orang bodoh?

Kau terlihat bahagia ketika membicarakan dirinya (Kau bahagia)
Kau terlihat baik semenjak tertawa seperti itu (Aku bahagia)
Kau berkata bahwa kau sangat mencintainya
Dan akan terus begitu selamanya
Kau percaya pada akhir yang bahagia (Aku tak tahu harus berkata apa lagi)

Semua temanmu mengenalnya dengan baik (Ya mereka sudah tahu)
Kenapa hanya dirimu yang tidak bisa mengetahui apa yang sudah diketahui orang lain? (Begitulah dirimu)

G-Dragon - That XX ( Indonesia translate )
Todos los derechos reservados
Tabla de contenidos

1 parte

Regístrate para añadir Bastard a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Berlutut atau Memohon ? : Lakukan Keduanya cover
Stalker cover
My type is bad girl ( TAEYONG - YERIN ) [ SELESAI ] cover
Doctor Lil-Daddy [END] cover
Blue and Grey cover
LOVE FOR BROTHER {END} cover
Breathe cover
Single mom cover
I AM YOU || Han Jisung ✔ cover
Last Dance | GDRAGON cover

Berlutut atau Memohon ? : Lakukan Keduanya

34 partes Concluida

"Jangan lakukan ini, jangan lakukan itu" "Jangan sentuh ini, jangan sentuh itu" " Sebenarnya apa yang boleh aku lakukan selain bernafas dirumah ini ", tuturnya yang sudah tak tahan dengan semua larangan itu " Tidak ada ", jawab pria itu datar Delila menghela nafasnya berat " Lebih baik kita bercerai saja ", pinta wanita itu dengan suara rendah yang terdengar getir Suasananya menjadi senyap seketika " Siapa yang memberimu keberanian untuk mengucapkan kata-kata itu? ", tanya Nathan dengan suara rendah dan sorot mata yang menajam