Perjalanan Seorang Introvert
anak-anak yang tumbuh di masa non digital di awal era Milenial tahun 2000an awal tentu saja memiliki ceritanya sendiri, dimana jalinan komunikasi yang cukup kuat menjadi tajuk utama di masa itu karena sedikitnya hiburan di masa itu maka komunikasi antar satu orang dengan orang lainnya menjadi cukup kuat. Minimnya hiburan di masa non digital juga menjadi salah satu alasan mengapa orang-orang di masa lampau sangat harmonis ketimbang orang-orang di masa kini yaitu masa digital.
kisah ini merupakan kisah seseorang yang bernama Ovan sebagai tokoh utama dengan mengambil setting cerita di masa awal tahun 2000an, seseorang yang dahulunya cukup bisa bersosialisasi hingga pada akhirnya lebih memilih untuk bersikap tertutup dan pada akhirnya menjadi seorang Introvert dikarenakan digitalisasi yang mulai cukup menggila di masa sekarang.
Pada kisah ini juga banyak menceritakan tentang beberapa kenangan yang bisa dibaca dan diresapi terkait dengan perbedaan yang sangat jauh antara kehidupan di masa digital (masa sekarang) dengan kehidupan di masa non digital (masa lalu) yang digambarkan melalui tokoh utama bernama Ovan. banyak cerita masa lalu yang bisa dikenang baik sedih, senang, lucu yang tentunya cerita masa lalu tersebut hanya bisa dirasakan oleh anak-anak yang lahir era 90-an awal hingga akhir yang memiliki keterbatasan teknologi yang bila dipikir-pikir ada benarnya lebih nyaman hidup di jaman dahulu ketimbang masa saat ini seperti tagline bapak presiden Soeharto "Piye Le isih Penak Jamanku To"