Penantian

Penantian

  • WpView
    Reads 143
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 26, 2019
WpInfo
Fiction
Social Themes
Seberapa sering kau meyapaku dalam diam? Seberapa sering kau menyebut namaku dalam doamu? -(Aisyah Kesyana Putri) Aku selalu menyapamu dalam diam, hingga kau tak pernah menyadari kehadiranku. Aku selalu meminjam namamu dalam sujud terakhirku dan dalam sepertiga malam. -(Alfesa Muhammad Rahman) jika pada akhirnya bukan kamulah sebagai pelengkap imanku, terima kasih. Terima kasih telah menjadi bagian dari kisahku, walaupun berakhir hanya menjadi sebuah kenangan. Dan jika kau tak di persatukan dengan seseorang yang sering kau sebut dalam doamu, mungkin kau akan di persatukan dengan seseorang yang sering menyebut namamu dalam doanya. . Sebab langit telah menjadi saksi bahwa namamu sering ku sebut dalam doaku.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sepertiga Malam Tentangnya
  • Perjodohan dari Masa Kecil ( ON GOING )
  • Heerser Van Harten [ End ]
  • Cinta Tapi Diam Series 1 || END
  • DIA YANG KU SIMPAN DALAM DOA
  • Cinta Dalam Diam [COMPLETED]
  • unexpected (on going)
  • Forget Me || Tomarry/Drarry || ✔
  • Teruntuk Draco, part 2

#1 in fisabilillah (29/09/20) CERITA SUDAH TERSEDIA DI DREAME DENGAN VERSI YANG LEBIH LENGKAP DAN SUDAH DIREVISI. KETIK JUDULNYA DI PENCARIAN LANGSUNG, YA:) •°•°•°• Kala fajar belum terbit, masih bersembunyi di balik pekatnya gulita. Di pagi buta, sang angin memeluk hangat para pemilik raga. Menggenggam angan. Memupuk berjuta harapan. Melangitkan doa ke angkasa Tuhan. Membisikkan sesuatu pada bumi, melalui sujud di hadapan sang Ilahi. Bergumam bersama angin, bercerita pada semesta melalui suara hati. Tahukah kamu, hal apakah di balik semua itu? Jawabannya ialah kamu. Kamu yang selalu berada di balik kata "semoga". Kamu yang tetap menjadi "Aamiin" teristimewa. Izinkan aku meminjam namamu, untuk ku perbincangkan bersama Rabb-ku kala sepertiga malam menyapa tidurku dengan lembut. Perihal lenganku yang belum bisa meraih pelukmu, maka izinkan aku mencintaimu dalam diam, mendekapmu dalam doa, dan memelukmu dalam sujud. •°•°•°• Bibirnya nampak menerbitkan senyum kecil sembari menatap gelapnya langit malam dari jendela kamar. Balutan mukenah masih memeluk raganya. Ia baru saja berbincang dengan Allah melalui perjumpaan doa. "Sepertinya, Allah menciptakanmu saat tersenyum. Sehingga kamu semanis itu, sehangat itu, semenyejukkan itu, juga semerindukan itu." "Setelah sholat tahajjud tidur, ya. Selamat malam, kamu." • Keisya Savierra Assalafiyah • •°•°•°• No copy paste guyss!! Buat karya dengan ide dan pemikiran kalian sendiri!

More details
WpActionLinkContent Guidelines