Toska

Toska

  • WpView
    Reads 627
  • WpVote
    Votes 36
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 3, 2019
Bagi Nara, Raka adalah rumahnya untuk pulang, keluh yang harus ia bagi dan kesah yang harus ia ungkapkan. Bagi Raka, Nara tidak lebih dari sebuah opsi, tempat bersandar ketika lelah, dan mainan ketika bosan. Nara terlalu fokus mengejar Raka, tanpa menyadari ada yang selalu sejajar dengannya. Raka terlalu naif untuk keluar dari masa lalunya, tanpa menyadari ada hati yang siap menerimanya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Goodbye Alaska [END]
  • Because | ft. MARKLEE✔[ON GOING]
  • Langit dan Cahayanya
  • Nara [SUDAH TERBIT]
  • RAKA
  • Kisah cinta di antara dua sahabat
  • Hati Untuk Ara
  • IN THE END ✔
  • My Neighbor [Sudah Terbit]

[FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA] "Woi! Anak pungut!" "Dari mana aja? Jam segini baru pulang?!" Gadis yang merasa dirinya dipanggil itu menghentikan langkahnya, menunduk, menyeka darah yang sedikit mengalir dari sela bibirnya. Dia menoleh, menatap Bramasta tajam. "Peduli apa papa sama Rhea?" Rheana Adhisty gadis yang punya seribu cara percobaan bunuh diri. Tetapi entah apa yang salah, semua cara yang ia lakukan selalu gagal. Hingga suatu hari, Alaska datang sosok yang semakin mengacaukan usahanya untuk mati. "Ngapain naik ke sana?" "Cari mati, Lo?" Rhea enggan mendengarkan suara berat itu, ia masih menatap nanar trotoar yang dipenuhi kerumunan orang untuk menyaksikannya dirinya jatuh dari rooftop yang berada dilantai tujuh. "Buat apa gue hidup? Enggak guna juga." "Sampai jumpa di alam baka, Alaska."

More details
WpActionLinkContent Guidelines