Bintang dan Wulan

Bintang dan Wulan

  • WpView
    Reads 226
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 27, 2018
Semenjak tak ada lagi kita. Bagiku, hujan bukan lagi menjadi musik favoritku, jingganya senja pun tak lagi menawan, bunga yang mekar indah itupun tak lagi menarik, pelangi yang tersenyum dilangitpun tak lagi istimewa,karena aku harus melewati semua itu sendiri, tanpa kamu. Kita bukan lagi satu kata, sekarang kita kembali menjadi aku dan kamu, dua orang asing yang tak pernah mengenal sebelumnya. Apakah kamu tahu rasanya, kehilangan sesuatu yang sejak awal memang bukan milikmu. Aku tahu betul rasanya, seperti saat ini. Aku telah kehilangan kamu, aku kehilangan kita.
All Rights Reserved
#56
wulan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langkah (By Auzizahirah)
  • ZONA NYAMAN
  • Langit Yang Tak Lagi Biru
  • Rindu Yang Tak Pernah Diam
  • Imamku Badboy (SUDAH TERBIT) ✔
  • SELENOPHILE
  • Di antara dua hati
  • Always Be With You
  • Hujan dan Sejuta Kenangan

"Aku kehilangan semuanya dalam satu malam, tanpa memberikanku sedikit waktu untuk berpamitan." Ayesha, gadis yang baru saja tersadar dari koma setelah dua tahun terbaring bak putri dalam dongeng di brangkar rumah sakit. Belum usai dengan luka ditinggal cinta pertamanya, Ayesha kehilangan sang bunda yang selalu menjadi rumah, saat tersadar dari mimpinya ia juga harus menerima kenyataan bahwa sang kakak yang selalu menjadi perisainya juga pergi untuk selama lamanya. "Pada dasarnya malam itu gelap tanpa kehadiran rembulan. Dan hidupku seperti langit saat ini yang kehilangan rembulan. Aku akan Kembali mencari rembulanku." ~Ayesha Kynaaz Syahida Adiputra~ "Kamu tau? Rembulan tidak bisa bersinar tanpa matahari. Sejauh apapun kamu mencari bulan tetap tidak dapat ditemukan, karna bulan itu adalah kamu. Yang membutuhkan cahaya mentari untuk kembali bersinar menerangi langit malam." ~Muhammad Ilham Al-Kahfi~ "Rembulan tidak pernah hilang dari langit. dia hanya bersembunyi di tengah gelapnya malam." Tanpa gadis itu sadari, bahwa takdir menuntunnya pada sebuah misteri yang selama ini keluarganya sembunyikan darinya. Misteri dibalik kepemilikan mata biru yang melekat padanya. Bukan tanpa alasan, tapi demi mencari aman. __________________ Bismillahirahmanirrahim... Ini cerita karangan saya dan hasil pemikiran sendiri. Kalau ada kesamaan Tokoh atau alur, mohon dimaafkan. Sekedar melanjutkan hobi yang sempat tertunda, hehe selamat membaca, terimakasih...

More details
WpActionLinkContent Guidelines