Ultima Fetus

Ultima Fetus

  • WpView
    LECTURAS 2,028
  • WpVote
    Votos 289
  • WpPart
    Partes 19
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, may 19, 2018
WpInfo
Ficción
Fantasía
"Silvanus!" Aku berbalik, melihat ke kanan dan ke kiri. Tidak ada siapa pun! "Silvanus!" Lagi-lagi, entah siapa yang memanggilku. Rasanya orang itu begitu dekat, tapi dia tak terlihat sama sekali. Dongkol! "Siapa? Dan bagaimana Anda bisa mengetahui nama saya?" tanyaku entah pada siapa. "Tentu saja! Kau ada bagian dariku. Tentu saja aku tahu," jawab suara tersebut membuat tubuhku menegang, "kau lah itu. Ultima Fetus!" lanjut suara itu lagi. Entah dari mana pikiran itu datang. Namun, satu hal yang kuyakini. Orang yang mengajakku bicara sekarang adalah hutan ini! Ultima Fetus? Apa maksudnya? Akan tetapi, bagaimana bisa aku bicara dengan hutan? Ini gila! Sangat tidak masuk akal! A Story by Fantasy Team
Todos los derechos reservados
#971
elf
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • The Lake of Life
  • THE BARAT
  • aku?? putra seorang duke? {end s1}
  • TIGA PENJAGA
  • Pangeran Kegelapan
  • New World
  • gefa figuran novel (sudah terbit)
  • Bukan Mati, Hanya Terlahir Kembali
  • Dunia Dibalik Kabut: Kebangkitan Kegelapan

"Mengadopsi seorang ibu bukanlah hal yang patut dicontoh." Yinerva, seorang copet yang beraksi di pesta-pesta orang kaya bermodalkan mantra sihir yang ia dapat dari sang ibu harus keluar dari zona nyamannya. Nyonya Katrin, pemilik apartemen kumuh di pinggir kota Indriath tempat ia tinggal, menyuruh Yinerva untuk ikut Organisasi Petualang karena sudah lama menganggur. (Yinerva tidak bilang kalau dia seorang copet, tentu saja). Walaupun sudah ia anggap sebagai ibu kandung karena perlakuan Katrin yang kelewat baik, Yinerva tetap saja berpikir organisasi itu hanya untuk orang-orang rajin. Lalu wanita berdarah campuran itu seakan belajar mantra dari Yinerva; "Mungkin saja kau bertemu laki-laki tampan di sana." Ya ampun. Jangan mengadopsi ibu, ya, teman-teman. Mereka akan menyuruh kalian memasuki tim pramuka lokal dengan alasan yang masuk akal. Yinerva bahkan masih tidak percaya dia menandatangani kontrak petualang itu. #Credit# Sampul buku: Diahahaha (Canva) Peta Pramata: Diahahaha (Inkarnate, Canva) © Diah2026

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido