Temaram
  • WpView
    Reads 3,754
  • WpVote
    Votes 624
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadComplete Tue, Feb 5, 2019
Sajak selalu bisa mewakili rasa yang sulit dijadikan kata. Pertemuan dan perpisahan, seperti halnya matahari terbit yang cepat atau lambat juga akan tenggelam membawa senjanya. Menjadi bisu. Hanya meninggalkan jejak kata.
All Rights Reserved
#94
thoughts
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TENTANG RASA
  • BERANDA GIRINDRA
  • MUTIARA [END]
  • REGATHAN [END]
  • mr.bean Ibrahim  End|
  • Makna Temu
  • KLINIK PUISI (Semoga Lekas Kambuh)
  • Sekumpulan Sajak yang Berkisah
  • My Mother's Favorite Cashier
  • Ramananda Caraka [NOMIN] ✅

[Follow dulu yah bestie 😘] Puisi adalah seni mengabadikan rasa. Rasa bahagia Rasa sedih Rasa suka Rasa duka Rasa yang dititipkan semesta pada hati yang tak saling meyakinkan. Lewat puisi aku mencoba mengabadikan kerinduan bersama senja yang merekah di ujung penantian. Melompati batas waktu tuk temukan titik pasti bahwa dirimu tercipta untukku. Lewat puisi aku mencintai dan jatuh cinta padamu. Lewat puisi aku mengucapkan miliaran terima kasih kepada semesta yang sudah mengikhlaskan dirinya berulang-ulang kusebut dalam sajak-sajakku. Akhirnya untukmu kutuntaskan kiasan yang menceritakan tentangmu. Tentang rasaku padamu. Sukamu dukamu rindumu lukamu dan semua hal yang berkaitan tentangmu. Sudah itu saja. Dimulai: 2020 (Purwadadi, Subang, Jawa Barat) Berakhir: 2022 (Lembang, Bandung, Jawa Barat) Sekian dan terima kasih Peluk hangat dari jauh untuk kalian semua 🥰

More details
WpActionLinkContent Guidelines