Belukar Sampul Emas

Belukar Sampul Emas

  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureComplete Thu, Jan 11, 2018
WpInfo
Poetry
Pilih Aku! Teriakan, teriakan menggema pada setiap rintihan menyapa Janji-janji menyapa Pada setiap keluh kesengsaraan Spanduk-spanduk mewah Mengalahkan lantai kardus tersenyum menyuguhkan racun bersampul madu menyerupuk dengan kepercayaan sorakan bodoh mulai ramah "ya,ya,ya kami pilih kamu". suara tawa semakin nyaring sepertinya mendapat mangsa hidup damai itu judul dongeng bukan yang dilakonkan hanya sampul emas isinya belukar-belukar jahat menusuk, melilik, membunuh secara perlahan tidur dibawa sepati mengkilap bernyanyi diselah mobil mewah mengemis pada bangunan tinggi keringat mengalir mencari rupiah air mata mentup harapan pahitnya penindasan
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 콧노래 From Fit
  • Poison Of Love
  • Jangan pergi (End)
  • Young Papa
  • La Douleur Exquise (END)
  • SECRETARY OF LOVE
  • MORALLESS
  • Obsesi Dendam (JaemSung)
  • INFERNO

Fit - M - ilo Mabuk Tanpa Asap Terbang Tanpa Sayap Berkhayal Tanpa Batas Itu Tiga Kalimat Motivasi Bodoh Yang Dia Pegang Teguh. Padahal Hatinya Sedang RAPUH Pikirannya Sedang KACAU Butuh Pundak Tuk Bersandar Tapi Saat Ku Bertanya Bagaimana Keadaannya Dia Menjawab " Jangan khawatir " Dengan Senyuman Bodohnya Percayalah Orang Seperti Itu Memiliki Luka Yang Tidaklah Sederhana Kalian Tau Di Saat Dia Tertawa Dia Tak Benar-Benar Tertawa Dan Di Saat Dia Menangis Dia Tak Benar-Benar Menangis Seseorang Yang Bodoh Menentang Peraturan Nakal Tapi Humoris " Memberantas Kejahatan " Itu Yang Dia Katakan Ketika Siapa Saja Bertanya Kenapa Dia Terlambat Ke Sekolah Padahal Aku Membencinya Sangat Membencinya Tapi Untuk Pertama Kalinya Dia Membuatku Kagum HIDUP ADALAH PILIHAN KETIKA KAU TIDAK MEMILIH MAKA ITU PILIHAN MU Disaat Aku Benar-Benar Dalam Keadaan Terpuruk Dia Mengatakan Itu Kepadaku Hari Dimana Aku Tak Ingin Itu Terjadi Lagi Malam Itu Kami Bertengkar Hebat. Aku Memukul nya Saat Dia Dalam Keadaan Hilang Arah, Dia Menangisi Suatu Keadaan Terpuruk Yang Diciptakannya Sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines