Tetesan Terakhir

Tetesan Terakhir

  • WpView
    LECTURES 12
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Chapitres 1
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., sept. 9, 2018
WpInfo
Histoires vraies
Jika mencintaimu adalah dosa Biarlah cinta ini pudar dengan sendirinya
Tous Droits Réservés
#871
petualang
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Dua Langit Berbeda
  • Stealing My Husband
  • Unexpectedly Yours
  • ATMA FATAMORGANA
  • The Place You Left Me (Menuz) [END]
  • BOUND WITHOUT LOVE (END)
  • My Step Mom? [END] ✔️
  • MOTHER
  • GAREL ; POSESIF BROTHER
  • Gila!?, Gue Jadi Kucing?!

Dua anak kembar yang terpaksa terpisah sejak tangis mereka pertama kali terdengar di bumi-sang ibu membawa Saka, sang ayah membawa Kael. Satu tumbuh dalam kehangatan dan prestasi, dikelilingi senyum dan harapan. Satu lagi belajar bertahan di rumah yang keras, memeluk mimpi di dalam air, lalu kehilangannya oleh tangan yang seharusnya melindungi. Mereka hidup di dunia yang sama, bersekolah di tempat yang sama, bahkan memiliki wajah yang hampir serupa. Namun tidak pernah tahu bahwa darah yang mengalir di tubuh mereka berasal dari luka yang sama. Ini adalah kisah tentang keluarga yang retak, mimpi yang dipatahkan, dan dua saudara yang berjalan berdampingan tanpa pernah benar-benar bertemu.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu