Ketika Cinta berkata, "Pulang"

Ketika Cinta berkata, "Pulang"

  • WpView
    Reads 22,078
  • WpVote
    Votes 304
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 30, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
-Kyra- Sampai kapanpun tak ingin ku lihat wajahnya lagi, laki-laki yang menghamiliku dan pergi begitu saja. Jika suatu saat ia kembali, akan ku ludahi wajahnya! -Ello- Dimana wanita itu sekarang? Sudah habis setiap sudut kota ku datangi. Ia hilang seolah ditelan bumi! Kisah ini bercerita mengenai mereka yang berusaha untuk "pulang". Bukan, bukan pulang ke rumah secara harfiah. Tapi pulang kepada ia yang dicintai.
All Rights Reserved
#5
kehamilan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langkah baru bersama mu
  • HALOALKANA
  • R I N ~ (Telah Terbit)
  • 2 Minus 1 [END]
  • Strange Girl  ✔️(Revisi)
  • Naomi Life's Story
  • Cahaya Dari Luka
  • Alando (Tahap Revisi)

Setelah melewati masa lalu yang penuh penantian dan kehilangan, Nazla akhirnya melangkah ke fase baru dalam hidupnya-menjadi istri dari Ilham, teman sekelasnya semasa kuliah yang selama ini diam-diam menyimpan rasa. Kini, mereka tinggal di sebuah rumah sederhana di kota. Hari-hari Nazla kini dipenuhi dengan jadwal mengajar sebagai dosen muda, sementara Ilham, suaminya, bekerja di sebuah lembaga riset lingkungan. Kehidupan rumah tangga mereka dimulai tanpa gemerlap janji manis yang berlebihan, melainkan dari hal-hal sederhana yang mereka bangun bersama: sarapan pagi yang hangat, perjalanan singkat ke kampus, dan tawa di balik kelelahan hari-hari panjang. Namun, kehidupan pernikahan tidak selalu semudah kelihatannya. Di tengah kesibukan dan impian masing-masing, keduanya dihadapkan pada ujian: mampukah mereka menjaga cinta tetap hidup di tengah rutinitas yang semakin padat? --- > "Kalau kamu masih mikirin dia, ya udah! Angkat kaki dari rumah ini!" Suara Ilham menggema di ruangan itu, cukup lantang untuk membuat Nazla terdiam dan bergetar di tempatnya berdiri. > "Mas... kamu serius ngomong gitu ke aku?" Nazla hanya bisa menatap mata suaminya dengan tatapan kecewa, matanya berkaca-kaca.

More details
WpActionLinkContent Guidelines