Tak Pernah Ternilai

Tak Pernah Ternilai

  • WpView
    Reads 873
  • WpVote
    Votes 72
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 12, 2020
"Gue lelah Dav, gue lelah memperjuangkan seseorang yang sama sekali tak melihat gue. Gue pamit Dav, gue pamit dari hidup dan hati lo." Ujar Kaira lirih matanya tak berhenti mengalirkan air mata dengan begitu derasnya. Tatapan sendunya tak lepas menatap mata tajam pemuda di depannya mencoba mengingat semua yang dilakukan pemuda itu kepadanya. Kaira Khafidza Adriana gadis manis berlesung pipi memiliki tingkat kesabaran yang begitu tinggi dan sangat menyayangi pemuda tampan yang sama sekali tidak bersikap baik kepadanya dan selalu membencinya karena kejadian itu. "Jangan pernah berharap gue akan peduli sama lo! Karena itu ngga akan pernah terjadi! Ngerti lo cewe perusak hidup gue!"Ketus Davine pada gadis di depannya . Gadis itu yang membuat hidupnya yang sudah kacau dibuat semakin kacau dan terlalu rumit menurutnya. Dia begitu membenci gadis itu Kaira. Davine Leroy Adamya pemuda tampan dan cerdas yang terkenal dengan sifat dingin dan ketusnya membuat siapapun orang yang mengganggunya akan merasakan sakit karena ucapan Davine jika Davine sudah bicara. Kata-kata tajam dingin ketus dan sinis yang selalu keluar dari mulut pemuda itu tak lantas tidak menjadikannya sebagai idola di SMA Pelita.
All Rights Reserved
#96
davin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • troublemaker VS ketos! ✔
  • Kei El (Completed)
  • Davidson || END
  • DAVEN'S PROMISE
  • QUEEN RERE [END]
  • Queen And Her Devil Boy {Completed)
  • Good Bye Kinara (END)
  • The Gorgeous Devil
  • ARES KIRANA

"Sya" panggil Alita namun tak mendapat jawaban. "Syaaaa" panggilnya sekali lagi. "Hmmm" Rasya hanya mengguman. "Ish! jawabnya yang bener dong!" ucap Alita kesal, membuat Arsya tertawa dalam hati. Arsya hanya menghela nafas berat, "Kenapa al?" tanyanya. "Lo pernah suka pake banget sama cewe ga?" tanya Alita sambil memasang wajah yang serius. "Ga" jawabnya, lalu baru saja Alita ingin membalas Arsya sudah mendahuluinya "kecuali ke lo" sambil tersenyum ke arah Alita. Alita yang mendengar penuturan tersebut langsung memalingkan wajahnya yang sebentar lagi akan berubah warna menjadi tomat. " Gitu aja salting " balas Arsya. "Ish! nyebelin lo" balas Alita tak kalas sadis. "Bercanda sayang" bujuk Arsya sambil merangkul bahu Alita Kadang seperti itulah percakapan mereka, kadang Arsya yang bersikap acuh kadang pula bersikap romatis Kalian penasaran bukan dengan awal perkenalan mereka? Alita si troublemaker yang suka bikin onar tidak patuh akan peraturan sekolah dipertemukan oleh Arsya si ketua osis yang tegas akan peraturan sekolah. Lantas bagaimana cara mereka bisa saling mencintai kalau disetiap harinya selalu terjadi cekcok diantara mereka apalagi banyak perbedaan diantara mereka.

More details
WpActionLinkContent Guidelines