Game Of Love Destiny

Game Of Love Destiny

  • WpView
    Reads 395
  • WpVote
    Votes 53
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 24, 2018
Sebagian orang merasakan jatuh cinta pada masa Sma adalah hal yang paling indah. sama halnya dengan Renka dia pun PERNAH merasakan kebahagiaan itu. namun itu semua tidak berlangsung lama disaat takdir tidak mengijinkannya untuk bahagia bersama cintanya dan malah mempermainkan cinta itu. Sehingga tanpa disadari Renka pun harus selalu bersembunyi dibalik topeng kebahagiannya. Apakah suatu saat Renka akan mendapatkan cintanya yang baru? Apakah disaat mendapatkan cintanya yang baru takdir akan kembali mempermainkan cintanya ? ©2018 Game of love destiny By: Adshilanengyani Cover by friska wulandari
All Rights Reserved
#8
shireen
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • EPIPHANY
  • Apakah Mencintai Itu Salah? [Completed]
  • ZELINARKA
  • Fake Nerd [END]
  • The Universe Knock My Door [SELESAI]
  • NATALIA { SELESAI }
  • Adeeva dan Adelia[Hiatus]
  • Senja Kaylara [ END ]
  • CINTAMU YANG SEMPURNA
  • Salah Mantan (End)
EPIPHANY

Rania berada di ambang kebingungan. Antara memilih Elang atau 'dia' yang sebelumnya pernah ada di hatinya. Hubungan yang awalnya berjalan baik-baik saja, perlahan retak di saat Rania mencoba untuk pergi tanpa melukai. Namun, Rania melupakan satu hal yang pernah Elang katakan. Perihal laki-laki cuek itu yang tak suka dibohongi, dikhianati, dan dipermainkan hatinya. Bahkan dia juga melupakan beberapa hal penting lainnya. Perihal bahwa dirinya adalah salah satu kesukaan Elang akhir-akhir ini. Di titik ini, Rania mencoba untuk menyatukan dua hal tersebut sekaligus. Bisakah dirinya pergi tanpa melukai? Atau bahkan Elang sendiri yang akan mundur setelah mengetahui siapa laki-laki yang sempat singgah di hati gadis manis yang disukainya? * * * "Maaf, Elang. Di sini aku mau kamu paham bahwa yang selalu ada, tak menjamin akan menjadi peran utama. Karena bagiku, kamu hanyalah peran pengganti yang kebetulan bersedia untuk menyembuhkan luka yang pernah diciptakan olehnya." Benarkah hubungan keduanya kandas sampai di sini? * * * Salam sayang, Nur Azizah

More details
WpActionLinkContent Guidelines