Aim
  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Mon, Dec 31, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Sunyi Gelap Dan aku susah bergerak Tunggu. Apa ini? Dimana aku? Siapa aku? Apakah ini ilusi belaka? Aku menangis. Berlari. Dan aku melihat cahaya. Cahaya itu membentuk lekuk tubuh manusia. Aku semakin mendekat. Hei, dia wanita. Siapa dia? Ku dekati cahaya itu. Saat sampai dihadapannya, tubuhku melemas seperti kehilangan penopangnya. Bunda? Ini dimana? Apa aku sudah mati?
All Rights Reserved
#443
minorromance
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SUNSET WITH YOU [REVISI]
  • Alpha Mate
  • A Place Called Home
  • Senandika
  • FADING IN THE SILENCE
  • FAMILY? [END]
  • The Bleeding Lady [completed]
  • Jejak Luka Di Bawah Langit Senja
  • Desir Arah
  • Sheina (Terbit)

Mengapa harus kau, dari segala nama yang semesta bisikkan? Kenapa harus kamu, saat dunia memilih membiarku tenggelam? Mengapa kau selalu ada, bak rembulan yang tak lelah menerangi gulita? Kenapa kamu selalu menerimaku, di saat jutaan hati berlalu tanpa peduli? Maafmu adalah hal terindah untukku, serupa cahaya yang menembus kelam. Terlihat mustahil untukku, seorang khianat, namun kau tetap menggenggam luka tanpa suara. Aku tahu, sakitmu dalam diam. dan waktu tak pernah memberi kita jeda. Tuhan, bila waktunya telah habis. biarkan cinta ini, sekali ini saja, abadi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines