Ombrophobia

Ombrophobia

  • WpView
    LECTURES 455
  • WpVote
    Votes 45
  • WpPart
    Chapitres 3
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication sam., janv. 20, 2018
WpInfo
Fanfiction
RWBY
Beberapa orang, menganggap hujan sangat menyenangkan, dan memberikan kesan sejuk dan nyaman. Namun, bagi Shella. Hujan itu seperti bencana, kutukan, atau sesuatu yang begitu menakutkan. Semilir angin yang berhembus dingin, awan kelabu yang gelap, petir yang bergemuruh, dan rintihan detik demi detik air yang jatuh itu, selalu mengingatkan Shella pada masa lalu yang terlihat suram, namun telah ia lupakan seiring waktu. Di tengah hitam dan gelapnya hal itu, Shella bertemu Shon, yang hangatnya bagaikan Mentari terbit di ufuk timur, dan selalu ada untuknya, menerima apa adanya Shella.
Tous Droits Réservés
#115
rain
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • When We were Us
  • Patricia Bathory [✔️]
  • Pertemanan di balik Kutukan [On Going]
  • Crazy AlphaxAlpha Boyfriend
  • PEPROMENO || HYUCKREN
  • Ada cinta dibalik hujan turun
  • Aku Dan Dimensi Hujan

Malam itu, hujan mengguyur deras. Shin berdiri di lorong rumah sakit, dengan tangan yang masih gemetar dan langkah yang terasa berat. Pintu di depannya terbuka, tapi bukan kabar bahagia yang ia terima. Hanya kesunyian. Hanya kehampaan. Satu kata, satu kalimat, cukup untuk menghancurkan segalanya. "Bagus? Lagipula kau juga tidak menginginkannya, bukan?" Di antara rintik hujan dan kenangan yang tak kunjung reda, Shin harus menghadapi kenyataan yang selama ini coba ia hindari. Tapi apakah ini akhir, atau justru awal dari sesuatu yang lebih besar?

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu