Flower In The Garden

Flower In The Garden

  • WpView
    Reads 75
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 26, 2018
Genre: Drama, (minor) Romance, Fantasy, Short Story. Theme: Flower. ??? Kau bagaikan bunga yang bermekaran di pagi hari. Kau sangat anggun, ramah, perhatian dan juga kekana-kanakan. Aku selalu memandangimu setiap kita bertemu saat itu. Aku sangat menyukaimu. Aku menyukaimu karena kau mirip dengan bunga yang bermekaran indah di taman. Ini adalah kisah cintaku dengan seorang gadis yang menyerupai bunga yang selalu mekar. Tetapi pada akhirnya, ia menjadi layu secara perlahan-lahan dan akhirnya menghilang dari pandanganku. ??? hope you like my story^^
All Rights Reserved
#94
garden
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [√] Memorabilia
  • SHORT STORY
  • Le Jardin D'amour
  • 𝓚epingan Bunga Campanella ;; Orion-A ✧ ཻུ۪۪⸙͎
  • When Rainbow Comes
  • The Most Beautiful Pain
  • Short Story By Ratuqi
  • Dear Diary - Kumpulan Cerita Pendek
  • The Seven Stories ✔

Kisah singkat ini berisi beberapa cerita pendek yang menghadirkan kenangan-kenangan masa lalu pun masa kecil yang mungkin mulai terlupakan. Kamu bisa membacanya di malam yang dingin dengan ditemani secangkir susu hangat dan cookies sebagai pemanis dan hidangan penutup hari ini. *:..。o○𝓢𝓮𝓵𝓪𝓶𝓪𝓽 𝓜𝓮𝓶𝓫𝓪𝓬𝓪○o。..:* Aku melihatmu yang tengah duduk di bawah langit biru siang itu. Pakaianmu yang berantakan tetap tak mampu menutupi wajah indahmu yang terkena terpaan sinar matahari. Aku menghampirimu, lantas duduk di sebelahmu. Kamu menangis. "Apa yang harus kulakukan?" tanyamu, masih dengan isak tangis yang kian lama kian menyayat hati kecilku. "Bantu aku..." kamu menggenggam tanganku erat. Menatapku dengan lekat. "Aku telah melupakan semua kenangan indah itu. Aku tak lagi bisa mengingatnya." Suaramu tercekat saat mengatakannya. Derai air matamu membasahi tanganku. Aku turut membawamu ke dalam dekapku. Aroma rambutmu yang seperti bunga peonie menyeruak masuk ke penghiduku. Aroma yang kusukai. "Baiklah... aku akan membantumu." Tanganku menyusuri surai legam milikmu yang terasa selembut sutra. "Aku akan membantumu mengingat semua kenangan indah itu... Memorabilia." [Cerita ini hadir untuk memenuhi UNBK yang diselenggarakan WGA sebagai syarat kelulusan menjadi alumnus] 𝘔𝘺 𝘧𝘢𝘷𝘰𝘳𝘪𝘵𝘦 𝘤𝘩𝘢𝘱𝘵𝘦𝘳 - 𝘌𝘷𝘢𝘯𝘦𝘴𝘤𝘦𝘯𝘵 - 𝘒𝘢𝘵𝘢𝘴𝘵𝘳𝘰𝘧𝘦 - 𝘉𝘭𝘢𝘤𝘬 𝘙𝘰𝘴𝘦

More details
WpActionLinkContent Guidelines