Vertical Fate

Vertical Fate

  • WpView
    Reads 129
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 22, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
(21+) Mempunyai prinsip 'Ya atau Tidak sama sekali' membuat Nisa dicap sebagai orang yang egois dan keras kepala. Melakukan hal gila dan tak peduli pendapat orang lain sudah biasa baginya. Salah satunya adalah apa yang ia lakukan sekarang, menjadikan dirinya sebagai tumbal demi sahabat baiknya. Nekat memang mengaku hamil pada seorang Genta Mahardika, gila tentu saja. Demi kebahagian rumah tangga sahabatnya. Nisa rela menjadi istri dari pasangan Gay suami Ayu. Bagaimana mereka melewati hari hari sebagai pasangan suami istri? ----------------------------------------- Cover credit from Pinterest
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DESTINY OF MY LIFE (END)
  • Marrytime ✓
  • Aisha Istri Gus Berandal
  • Disty and The Baby
  • NESHA - The Cougar || bad girl series
  • Irreplaceable You [✓]
  • Baby Sitter
  • HARGA RAHIM YASA
  • Love You, Mommy!

🐣DIHARAPKAN MEM-FOLLOW SEBELUM MEMBACA🐣 🐣DOML (DESTINY OF MY LIFE)🐣 🐣39 BAB + 2 EXTRA CHAPTER🐣 🐣WAJIB VOTE + KOMEN🐣 🐣AKAN REVISI SESUAI MOOD🐣 Mencintainya memang di luar kendaliku. Tapi bukan berarti aku rela di hamili oleh pria yang statusnya adalah kekasih sepupuku sendiri yang sangat dekat dan bahkan orang-orang lebih mengenal kami kembar. Tentu saja, aku tidak ingin menyakitinya. Namun siapa yang harus di salahkan? terlebih lagi ini semuanya sudah terjadi. "Gue bakal tanggung jawab," ucap Cakra sambil memegang tangan wanita di depannya yang masih memandanginya dengan wajah datar. Namun air mata yang keluar dari kedua matanya cukup menjelaskan bagaimana kondisi hatinya sekarang. "Gak perlu. Gue gak minta," jawab Viena yang melepaskan tangannya dari genggaman Cakra. "Gue yang mau," jawab Cakra dengan wajah seriusnya dan mencoba meyakinkan Wanita keras kepala di depannya itu. "Gue yang enggak!" balas Viena dengan sedikit mengeraskan nada suaranya. "Navia pasti bakal ngerti kondisi ini," ucap Cakra. "Gue bilang gak, ya enggak!" kekeuh Viena yang kemudian memasuki kamarnya dan menutup keras pintu kamarnya tersebut, sehingga meninggalkan Cakra sendirian. Laki-laki itu kini berada di keadaan yang membingungkan. Ia kini harus memutuskan bertanggung jawab dan itu tentu akan menyakiti kekasihnya, namun melepas tanggung jawab juga akan membuatnya terlihat seperti penjahat kelamin yang menelantarkan sepupu kekasihnya beserta juga anaknya. Jadi apa yang harus Cakra pilih? melepaskan atau mempertahankan. *** . . . INSTAGRAM @afama.fafa99 WATTPAD @putriHumairamaharani

More details
WpActionLinkContent Guidelines