Story cover for Cinderella Beam by Araelf_
Cinderella Beam
  • WpView
    Membaca 1,519
  • WpVote
    Vote 147
  • WpPart
    Bab 1
  • WpView
    Membaca 1,519
  • WpVote
    Vote 147
  • WpPart
    Bab 1
Lengkap, Awal publikasi Jan 14, 2018
"Kau tau? Aku merasa sama seperti pangeran yang ditinggalkan begitu saja oleh Cinderella." Beam

"Bukankah seharusnya seperti Cinderella yang ditinggalkan oleh pangeran?. Kau itu terlalu cantik untuk menjadi pangeran." Forth

Pair : ForthBeam
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan Cinderella Beam ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
#33forthbeam
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 7
Pernikahan YANG terpaksa (ForthBeam) cover
👬👬👬Jodoh yang di rencanakan🙆 cover
I THINK I'M ADDICTED TO YOU (ForthBeam Fanfict) cover
[END] THE KISS - FORTH BEAM STORY cover
[END] ENGINEERING MOON & THE CRAZY DOCTOR cover
Gear bracelett and Key necklace (Mpreg) cover
SOULMATE 1 (FORTHBEAM FANFIC)  cover

Pernikahan YANG terpaksa (ForthBeam)

69 bab Lengkap

Pernikahan. Setiap kaum manusia, tentu mengharapkan moment paling berharga dalam hidupnya itu, dipenuhi kesan bahagia agar menjadi kenangan terindah dalam hidupnya nanti. Seperti resepsi yang dihadiri orang-orang tersayang, Jas hitam keren bak pangeran, cincin tanda cinta dalam sebuah pernikahan, dan yang terpenting menikah dengan orang yang kau cintai dan juga mencintaimu. Coret hal terakhir dari daftar keinginan normal tersebut. Karena bagi Beam Baramee harapan itu takkan pernah berlaku bagi dirinya. Angan-angan pupus yang hanya tinggal harapan. "Aku tahu kau menikah denganku karena terpaksa.., tapi... Apakah aku salah kalau aku ingin di perlakukan seperti seorang istri pada umumnya.." Beam baramee "Aku tidak tahu.. kenapa aku harus memikirkannya?? Meski aku tidak mencintainya, tapi dia selalu ada dalam pikiranku.." Forth Jathurapoom. "Aku tahu semua ini terjadi karena kesalahanku.. biarkan aku yang bertanggung jawab.. jadi berikan aku kesempatan untuk menikahimu" Pangpond Jathurapoom. "Aku tahu.. lambat laun kau akan mencintainya, terbukti kalau sikapmu tidak seperti dulu lagi.. kau sudah tidak mencintaiku lagi sebesar dulu.." Wayo Panichayasawad.