Do'a di Sepertiga Malam

Do'a di Sepertiga Malam

  • WpView
    Reads 1,570
  • WpVote
    Votes 65
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 29, 2019
Ayunda, gadis desa berumur dua puluh tujuh tahun. Beberapa waktu lalu ia memiliki kekasih. Tapi semuanya hancur saat ia mendengar bahwa lelakinya itu melamar wanita lain. Ayunda sempat hancur karenanya. Kemudian ia sadar cinta terbesarnya semestinya bukan untuk sesama makhluk. Ada Sang Pencipta yang harusnya ia cintai lebih dari kata besar. Ayunda tinggal di desa, bukan di kota dengan karir cemerlang. Umurnya yang sudah hampir kepala tiga itu membuat semua orang khawatir. Keluarga dan tetangganya selalu menyindir Ayunda perkara pendamping hidup. Ayunda tertekan. Dia bukan tidak ingin menikah tapi ia belum menemukan lelaki yang berani nelamarnya. Kalau lelaki yang mengajak pacaran? Oh, tidak. Ayunda tidak ingin lelaki seperti itu. Sampai ketika kabar dirinya akan menikah membungkam mulut para tetangga. Tapi semua tidak seindah film. Ayunda mendapatkan tekanan lain dalam pernikahannya. Dia gadis baik. Seharusnya ia bahagia. Tapi siapa yang tahu akhir kisah pernikahannya. *** Cover by Reni
All Rights Reserved
#342
suami
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Harta Tahta Janda Muda Sholehah
  • Ahya
  • Kata Cinta Dalam Doa [END/Tersedia Lengkap]
  • She's Aisyah (COMPLETED)
  • (TAMAT) CALON IMAM PILIHAN ABI
  • Cinta yang Tak Pernah Kau Pandang
  • The Perfect Wife For Ilyas
  • Ketabahan Hati Aisyah [Revisi]
  • Moonlight Glow in the Heart [On Going]
  • Mr.Cool is My Husband (On Going)

Aruna Zahra, wanita berusia 23 tahun itu harus menerima pahitnya takdir atas hilangnya sang suami dihari pertama pernikahan mereka. Hingga akhirnya ia harus ikhlas kala pria yang dicintainya itu dinyatakan meninggal dunia. Suatu hari sebuah lamaran dari keluarga kaya datang padanya. Namun bukan seorang pria beriman, melainkan mantan Atheis yang baru saja memeluk agama islam. Mampukah seorang sholelah seperti Aruna bersanding dengan pria berlatar belakang suram itu?

More details
WpActionLinkContent Guidelines