غلاف قصة RADEN بقلم eurekahm_
RADEN
  • WpView
    مقروء 2,658
  • WpVote
    صوت 706
  • WpPart
    فصول 16
  • WpView
    مقروء 2,658
  • WpVote
    صوت 706
  • WpPart
    فصول 16
مستمرّة، تم نشرها في ينا ١٥, ٢٠١٨
"Don't touch me! Plis!"

Cewek itu terus mengatakannya berulang kali seraya menangis dan beringsut ke pinggir tembok demi menghindari seseorang yang akan menyetubuhinya. Dalam hatinya, terus merapalkan doa demi keselamatan dirinya dari orang tersebut. Orang tersebut terus menyeringai cewek yang terpojok di sudut tembok. Ia terus memeluk dirinya, bajunya telah tersobek di bagian dadanya. Menangis meminta tolong untuk tidak melakukan hal kejam itu padanya.


"Lo tuh udah ditakdirin buat sama gue. Bukan sama Dafa yang sok disiplin dan caper sama guru!"

Cewek yang terduduk di pojok ruangan dan memeluk tubuhnya, mengangkat kepalanya. Menatap seseorang yang berbicara padanya. Tatapan tak percaya begitu jelas terlihat. Menatap jijik pada orang itu. 

"Kalo memang lo suka sama gue. Seharusnya lo jaga mahkota gue, bukan lo rusak demi sebuah status hubungan!"


______________________________________
 Kepo gimana sama kelanjutannya? Tetep stay disini yaaaaaaaa
جميع الحقوق محفوظة
قم بالتسجيل كي تُضيف RADEN إلى مكتبتك وتتلقى التحديثات
أو
#80dua
إرشادات المحتوى
قد تعجبك أيضاً
AKU, KAMU DAN TUHAN [END]✔ بقلم Vaneshanathalin_
37 أجزاء مكتمِلة
[SEDANG DALAM TAHAP REVISI] " Sebuah REALITA yang dipatahkan paksa oleh SEMESTA. Sebuah hubungan kasih yang runtuh hanya karena tidak Se-IMAN" __________ " PAPA MAU NAMPAR NESYA? TAMPAR PA TAMPAR! GAUSAH KHAWATIRIN MUKA NESYA YANG UDAH PENUH BEKAS. NESYA BISA SEMBUNYIIN ITU KOK!" PLAK! Benar saja sebuah temparan keras mendarat kasar menyentuh pori-pori wajah gadis itu Nesya menyisir rambutnya dengan jari, yang sempat berantakan akibat tamparan keras itu. Dia mengangkat dagunya, perlahan menaikkan pandangannya menatap mata Vico yang penuh dengan aura marah. Dia lantas memeluk erat laki-laki itu dan membiarkan wajahnya menyandar tepat dibagian dada pria itu. "PA....." "GINJAL NESYA RUSAK PA! KATA DOKTER SATU-SATUNYA CARA UNTUK MENYELAMATKAN NYAWA NESYA ADALAH DENGAN MELAKUKAN TRANSPLANTASI GINJAL." " TAPI NESYA MEMILIH UNTUK TETAP SEPERTI INI! GAPERLU NESYA KASIH TAU PAPA KENAPA GINJAL NESYA RUSAK. KARENA PAPA UDAH TAU ALESANNYA..." " IYA. PAPA INGATKAN, WAKTU PAPA NENDANG PERUT NESYA SAMPE NESYA MUNTAH DARAH? JANGAN PERNAH LUPAIN ITU YA PA! APAPUN ALESANNYA JANGAN PERNAH LUPAIN!" " NANTI KALO NESYA TIBA-TIBA MENGHILANG JANGAN PERNAH CARI NESYA!" " MAKASIH BUAT PELUKAN INI. AKHIRNYA SETELAH SEKIAN LAMA NESYA BISA NGERASAIN GIMANA NYAMANNYA BERADA DIPELUKAN PAPA." Perlahan gadis itu melepaskan kedua tangannya yang melingkar tepat dipinggul sang ayah. Tersenyum dalam kesakitan. Dia berpaling meninggalkan laki-laki itu. Pelan namun pasti tubuh Nesya kini menjauh dan menghilang dari jangkauan pandangnya. Entahlah, dia sedang mengingat perbuatannya dimasa lalu atau sedang menyesalinya. ___________ " Nes, gua mau ngomong.." ucap laki-laki itu sambil memandang rendah gadis yang tengah berbaring dipangkuannya. " Mau ngomong apaann.." " Gua....." " Apaan...???" " GUA MAU BREAK UP!" ___________
BarraKilla بقلم novaadhita
64 أجزاء مكتمِلة
LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!
TOXIC Relationship بقلم Lenterabiru7_
17 أجزاء مستمرّة
"Jadi pacar gue Vallen, gue mau balas dia dan bikin dia cemburu" "Lo bakal nyesel" "Gue gak bakal nyesel!!" "Deal" Gadis itu kemudian melangkah menjauh darinya, sebelum menghilang di balik tembok ia berbalik "Lo bakal nyesel, dan setelah lo menyesal dengan keputusan lo, gue mau gak ada lagi yang tersisa dan kita putus semua hubungannya, karena gue selalu ngelakuin sesuatu dengan serius dan sistematis" "Misi selesai, permainan berakhir!" _____________ Matanya menatap tajam laki laki yang kini tengah memeluk seorang gadis didepannya. Dari bibir mungilnya, terbentuk sebuah senyuman miring lantaran laki laki itu kini juga menatapnya dengan sorot mata yang sama tajamnya. "I love you, " ucap sang laki laki seraya mempererat pelukannya, namun seiring dengan kalimat tersebut matanya malah terus menatap gadis yang kini semakin tersenyum miring ke arahnya. "I love you too," jawab gadis di pelukannya dengan nada yang amat sangat bahagia. "This is for you," ucapnya tanpa suara dan juga tanpa melepas tatapannya dari gadis yang kini tengah berdiri menyender pada pintu ruangan itu dengan tangan yang terlipat di depan dada. Cukup lama mereka dalam keadaan seperti itu, hingga tiba-tiba dari samping tempat sang gadis kini berdiri terlihat seseorang juga masuk dan ikut bergabung melihat ke arah tatapan sang gadis. "Lo bener-bener bikin dia jadi monster," ucap orang tersebut seraya menyesap minuman dengan warna merah pekat yang ia pegang. ____________ Pernahkah kalian merasa sangat menyukai seseorang? Bagaimana jika ketika sudah mendapatkannya justru muncul perasaan bosan? 2 pilihan Berpisah Atau bertahan dalam hubungan Toxic ____________ Hallo guys jangan lupa tinggalkan jejak setelah membaca ya😇 NO COPAST!
Effort ( COMPLETED ) بقلم deynaraa
17 أجزاء مكتمِلة
(Belum revisi) Part yang hilang ada di karyakarsa : deynaraa Bantu follow yuk sebelum baca, hehe Kisah gadis cantik, Claire yang mengejar seorang laki-laki tampan, cuek, dingin dan misterius dengan segala hal randomnya. Kisah gadis cantik, Claire yang selalu menyatakan cinta setiap tiga bulan sekali namun selalu di tolak. Tak hanya perihal percintaanya saja. Namun, ada sebuah permasalahan lama pada keluarganya yang harus Claire selesaikan. Selain itu, adanya masalah baru yang terjadi pada orang terdekat Claire dan Claire juga mendapat sebuah teror yang mengarah kepadanya. ---- Claire perlahan melepas kacamata dan topinya. Lalu dia menatap ke arah Brylee yang tengah menatap lurus ke arah depan. Claire menghela nafas berat sebelum memulai pembicaraannya, "Bry...," ucap Claire lalu menggelangkan kepalanya pelan. "Delano... gue cape, gue lelah dan gue... menyerah," ucapnya menatap Brylee yang masih menatap lurus kedepan. "Gue gak akan ngejar lo lagi, gue akan berhenti melakukan hal itu. Dan gue juga akan berhenti untuk suka, bahkan cinta sama lo," ucap Claire santai namun terasa menyakitkan. Deg 18+ Saat selesai membaca cerita ini, tolong ambil baiknya dan buang buruknya. Jika menurut kalian tidak ada hal baiknya, tolong jadikan cerita ini sebagai hiburan saja. HighestRank : #1 - effort ( 03 maret) #1 - ceritaremaja ( 30 maret ) #1 - psychopath ( 26 apr) #2 - cerita pendek ( 26 apr) #1 - perjuangan ( 5 mei ) #2 - perjuangan ( 7 mei ) #1 - tekateki ( 21 jul ) #1 - teror (28 jul ) #3 - dingin (30 jul) #2 - fiksi remaja Start : 28 feb 2022 End : 12 mei 2022 Cover : Pinterest