Kapten Basket VS Secret Admirer

Kapten Basket VS Secret Admirer

  • WpView
    LECTURES 133
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Chapitres 2
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mar., août 21, 2018
"Demi apa si agam nongolin gue?? Eh maksudnya nolongin gue?? Secara kan lo tau sendiri dia itu super jutek cuek kaya bebek."-Aselin "Aslian. Kalo lo gapercaya si gapapa.. Ya intinya gue ngomong berdasarkan fakta yang ada dan nyata kok. Ehh btw maaf yaa, gegara gue lo jadi jatoh dari tangga. Maafin, gue nyesel."-Bila "Iyaiya, tapi lain kali jangan di ulangi lagi:'. Jontor nihh bibir gue kejedot tembok, lagian sih lo jadi cewe matanya jelalatan banget. Gabisa di rem apa?! "-Aselin "Ya maaf, kan lo tau sendiri. Gue dari lahir udah kayak gini, hehe."-Bila "Serah!!"-Aselin "Eheh sel... Tunggu napa!! "-Bila
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Siapa Kau, Mama? - 𝐍𝐚𝐡𝐲𝐮𝐜𝐤
  • My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi]
  • Edgar : Between Chaos and You
  • Shitometri Love [Juara Kedua]
  • My Brother[Sequel Mianhae My Brother]
  • •LOVE MISTAKE• Heesun✓
  • THAT'S MY IDOL (orinee😋😋)
  • Love And Holidays
  • DEE [Manusia Setengah Buah-Buahan]

"Bagaimana bisa aku mimpi bertemu Mama kalau aku tidak tahu Mama itu seperti apa Pa?" "Karena itu Papa akan beritahu rahasianya. Kamu mau?" Tawaran Jaemin dengan cepat disambut anggukan ribut putranya. "-apa yang kamu pikirkan tentang Mama?" "Cantik." Jaemin kembali tersenyum ketika mengusap kening sang putra. "Sangat cantik. Mama mu benar-benar cantik.." Jawab Jaemin, kali ini balas Yuta yang tersenyum lebar. "-lalu siapa yang kamu bayangkan saat kamu memikirkan kata cantik?" Jaemin kembali bertanya, membuat Yuta menunjukkan tampang berpikir -seperti sedang mengingat-ingat sesuatu. "Auntie Renjun cantik sih.. Tapi aku tidak yakin jika Mama cerewet seperti Auntie." Jaemin menahan kekehannya, '𝘔𝘢𝘮𝘢𝘮𝘶 𝘣𝘢𝘩𝘬𝘢𝘯 𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘭𝘦𝘣𝘪𝘩 𝘤𝘦𝘳𝘦𝘸𝘦𝘵 𝘭𝘢𝘨𝘪, 𝘴𝘢𝘺𝘢𝘯𝘨..' "-eumb.. Sekretaris Papa, Bibi di kedai ice cream, Ibu guru. Kecuali Auntie Renjun aku tidak suka mereka." Balas Yuta langsung merengut, kembali ia mendongak untuk menatap tajam sang Papa yang terkekeh pelan ketika melihat ekspresi putra kecilnya. "-Bibi Haechan! Bibi Haechan sangaaaat cantik kan Pa?" Yuta menatap Jaemin dengan tatapan berbinar. Membuat Jaemin menggigit bibir dalam, ia menahan air matanya yang mulai berkaca. Kembali pula direngkuh tubuh kecil jagoannya, ia bawa untuk lebih dekat lagi dengan tubuhnya. "Cantik. Cantik sekali." Begitu mendapat persetujuan dari si Papa, Yuta bersorak kecil. "Yippie!" "Maka pikirkan Bibi Haechan." "Ha, siapa Papa?" "Dan kamu akan bertemu dengan Mamamu di dalam mimpi." "Begitu?" Jaemin mengangguk dengan senyuman lembut. "Tidurlah sayang.."

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu