ketika rindu bersua

ketika rindu bersua

  • WpView
    Reads 572
  • WpVote
    Votes 66
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 19, 2018
aku yang tamar menyambangimu lewat kata. karena sekat antara bibirku dan matamu. Terlalu tebal. rindu-rindu tentangmu yang lebur dalam kukungan kalimatku. Yang tidak pernah terbaca matamu. tentang seringaimu yang rongak aku jumpai. tentang lisanmu yang menyapaku di bawah rebas-rebas milik penguasa pagi. tentang konversasi yang begitu sempit. Dan, tentang kesadaran kita bahwa penguasa menghendaki hal lain. Kita punya sekat yang tipis tapi benar-benar kuat. Semuanya terbatas. Usahaku bukan apa-apa jika tidak didukung kerja sama dari hatimu. Tapi, aku tidak pernah memaksa. Seandainya aku paksakan maka sesuatu ini tidak pernah ada. -23.17-
All Rights Reserved
#243
abstrak
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sepatah Kata
  • Tentang Sebuah Rasa [SUDAH TERBIT]
  • Filosofi Semesta (COMPLETE)
  • Nasihat dalam Puisi
  • Pengakuan Sang Semesta
  • Rengkuh Rasa, Remuk Raga | ✔
  • [3] Aksara, Rasa, Asa | ✔
  • MENCINTAIMU, SEINDAH TUHAN MENCIPTAKANMU
  • [1] Rasa dalam Asa | ✔
  • Segala Tentangmu ❝

Antologi puisi. Tentang rasa yang tak terkata. Dengan sepatah kata aku berbahasa Mengenai secuil kata hati Dan mengenai sepotong manah Yang tak terkuak dalam madah -Selamat membaca-

More details
WpActionLinkContent Guidelines