Filosofi Friendzone

Filosofi Friendzone

  • WpView
    LECTURAS 2,603
  • WpVote
    Votos 441
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, dic 4, 2024
WpInfo
Ficción
Romance
"Definisi temenan jaman sekarang itu ada dua. Pertama, rangkul-rangkulan, padahal bukan muhrim, iya. Kedua, tiap minggu jalan bareng, tapi sama pacar orang, iya. Yaudah lah." -Dilan Pahlevi, Anak X IPS3, absen nomor 15.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Arsyilazka
  • DEAR LOVE
  • Setelah Kita Putus (Sudah Terbit)
  • My Lovely Eks
  • Different (HIAT)
  • CRUSH [END]
  • 𝗡𝗼𝘁 𝗙𝗶𝗿𝘀𝘁 𝗟𝗼𝘃𝗲; 𝗲𝗻𝗱
  • FRIENDZONE | ✔
  • Putralisha~

Kisah kehidupan seorang gadis dari keluarga menengah yang mencintai seorang pria sejak ia masih kecil namun karna penolakan yang di dapatkannya saat ia berumur 10 tahun kala itu membuatnya mengubur harapannya untuk bisa bersama pria itu. Namun takdir berkata lain, saat SMA mereka kembali satu sekolah di mana si pria ini menjadikan gadis malang ini sebagai bahan taruhan dengan teman-temannya. 🍁 "Gila aja Lo!, gue? suka sama cewek kamseupay gitu? Gak banget!" kata Azka dengan wajah yang diangkat angkuh. "Jilat ludah sendiri tau rasa" kata Nathan sambil memainkan handphonenya. "Gue gak bakalan suka sama dia, dia bukan selera gue banget, dia itu cupu, miskin, tepos lagi. Lo tau sendirilah selera gue kayak gimana" kata Azka sambil mengambil lalu meminum minuman milik Nathan yang berada tepat di depannya. Deg "Harusnya aku gak usah berharap lebih" 🍁 "Aku udah punya pacar Kak, jadi aku harap kakak gak ganggu aku lagi" Deg "Lo ngomong apa sih La" kata Azka terkekeh sumbang. "Stop bersikap seakan-akan kakak ada rasa sama aku, aku udah punya pacar, jadi tolong berhenti ikutin aku!, kita udah putus kak" 🍁 Bagaimana kelanjutan hubungan mereka? 🍁 Cerita ini Murni Karangan aku sendiri, Jadi Plagiat menjauh yaaa :) Kamu tidak akan pernah bisa maju jika hanya menjadi seorang penguntit 😌 Bijak dalam membaca Karya kedua akuuuu :) semoga suka deh yaaa😊

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido