Story cover for Bad Fate || Determined by EclecticIti_127
Bad Fate || Determined
  • WpView
    Reads 909
  • WpVote
    Votes 110
  • WpPart
    Parts 7
  • WpView
    Reads 909
  • WpVote
    Votes 110
  • WpPart
    Parts 7
Ongoing, First published Jan 16, 2018
Sial, datang menghampiriku dalam gelap, meringkuk tubuhku yang lemah tak berdaya.
Akankah ada secercah cahaya? 
Takdirku, hidupku. Berubah.



©Eclecticlti_127
Up setiap malam sabtu
Revisi setiap kali ada kesalahan pengetikan.
All Rights Reserved
Sign up to add Bad Fate || Determined to your library and receive updates
or
#410depressed
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
A Letter to My Sister cover
A R S E A N A cover
Love With Ghost cover
"Biarlah: Sebuah Kisah Tentang Sunyi dan Luka" cover
GARIS KETURUNAN cover
Yang Tak Terucap... cover
Time Loop cover
Fading Out Flickers  cover
𝐒𝐞𝐫𝐩𝐢𝐡𝐚𝐧 𝐀𝐬𝐭𝐚𝐦𝐚𝐥𝐚│〚𝐓𝐀𝐌𝐀𝐓〛 cover
Gerhana dan Kristal [✔] cover

A Letter to My Sister

11 parts Ongoing

Ada sebuah rumah kecil yang berdiri dengan jendela penuh cahaya, tapi di dalamnya tersimpan kisah yang jauh dari kata sempurna. Di sana, seorang kakak bernama Arumi menjadi langit untuk empat adik laki-lakinya: Dion yang selalu mencoba jadi penopang, Haris yang berapi-api tapi diam-diam rapuh, Jewa yang menyembunyikan luka di balik senyum, dan Awan, si bungsu yang tumbuh terlalu cepat. Mereka bukan keluarga sempurna. Dunia menaruh mereka di persimpangan yang gelap, memaksa mereka berjalan dengan kaki telanjang, sambil menertawakan pahitnya hidup agar tidak hancur oleh kenyataan. Namun di balik tawa sarkas dan candaan receh, ada cinta yang diam-diam mereka jaga. Cinta yang membuat mereka bertahan, bahkan saat satu per satu kehilangan mulai merenggut kebahagiaan yang tersisa. "A Letter to My Sister" bukan sekadar kisah keluarga. Ini adalah cerita tentang cinta yang dipaksa tumbuh di tanah retak, tentang pengorbanan yang tidak selalu mendapat balasan, dan tentang kehilangan yang diam-diam menunggu di ujung jalan. Mungkin, di kehidupan lain, mereka bisa kembali duduk satu meja-lengkap, utuh, dan tanpa air mata.