Story cover for Devanie by virarael
Devanie
  • WpView
    Membaca 897
  • WpVote
    Vote 42
  • WpPart
    Bab 6
  • WpView
    Membaca 897
  • WpVote
    Vote 42
  • WpPart
    Bab 6
Lengkap, Awal publikasi Jan 16, 2018
Siapa yang percaya jika seseorang yang terkenal dengan kepintarannya,kesopanannya,kebaikannya,keramahannya,kebijakannya,dan juga ketampanannya disekolah,ternyata seorang "Bad Boy" diluar sekolah?... Devan Alvaro Domani. Seorang lelaki yang gemar ngedugem,mabuk merokok dan sering sekali gonta ganti cewek hanya demi mencari yang namanya "Cinta Sejati". Ia belum percaya adanya cinta sejati kalau tidak mempacari perempuan yang baginya asik. Sampai suatu ketika dia harus meluangkan waktunya untuk memberi jadwal les privat pada seorang perempuan di sekolahnya yang terkenal dengan julukan "Bad Girl". Stefhanie Andrea Adelaide. Walaupun dia perempuan,dia sering merokok dan hampir tiap malam ia pergi ke club dengan Sahabatnya. Karena ulah Fanie yang memang tidak wajar bagi Dev, Dev berusaha untuk merubah sikap buruk Fanie sedikit demi sedikit. Saat ia mengetahui masa masa terburuk Fanie,dan seseorang di masa kelam Fanie hadir kembali,apakah Dev akan terus dekat dengan Fanie atau bahkan tidak?...
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan Devanie ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
#461devan
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
Stay (Away) oleh hazelaice
64 bab Lengkap
⚠️Cerita Mengandung Bawang⚠️ "Lo maunya apa sih?!" Prilly mengeluarkan seringai menggodanya. Tangannya terulur menuju kerah seragam Ali, ia menarik kerah Ali hingga tubuh Ali terhempas mendekat ke arahnya. Lantas ia berbisik dengan suara seraknya, "Lo tanya mau gue? Mau gue itu cuma hati lo." "Murahan," ujar Ali sarkastik sambil menarik tubuhnya menjauh. Prilly masih mempertahankan seringaiannya. "Gue gak bakal semurahan ini kalo lo gak jual mahal sama gue," balas Prilly berusaha memepetkan tubuhnya kepada Ali. Hal itu membuat Ali berdengus jijik, enggan luluh dengan sikap Prilly. "Cih, dasar jalang!" Prilly menatap tepat di bola mata Ali, ia memonyongkan bibirnya dan memajukan dirinya seperti ingin mencium Ali. Tetapi, hal itu tentu hanya sebuah gertakan saja. "Gue gak bakal jadi jalang, kalo lo gak nolak cinta gue!" Prilly berteriak kencang tanpa memikirkan harga dirinya lagi. "Tapi, gue udah punya pacar!" Ali berdesis sembari menatap tajam Prilly. "Putusin pacar lo, terus jadian sama gue. Gampang 'kan?" Ucapan enteng Prilly membuat emosi Ali tersulut. "Lo gak cinta sama gue tapi lo terobsesi buat milikin gue. Dan itu buat lo gila!" Prilly berdecih, "Iya. Gue gila. Dan itu semua, karena lo!" Dua tahun bukanlah waktu yang singkat bagi Prilly untuk mengejar Ali dengan cara-cara murahan, dan hasilnya ia selalu ditolak mentah-mentah oleh Ali. Ini semua berawal dari Prilly yang sering mengumbar gombalan kepada laki-laki di kelasnya dan Ali adalah salah satunya, dan itu semua berakhir pada perasaan semu yang nyata. Awalnya Ali tidak pernah menganggap serius gombalan Prilly, tetapi Prilly mulai melakukan tingkah konyol, seperti saat Prilly mengumumkan kepada seluruh teman sekelasnya bahwa mereka resmi berpacaran. Hal itu membuat Ali muak dan membenci Prilly. Oleh karena tingkah murahan Prilly, Ali tidak ingin berinteraksi selayaknya teman sekelas kepada Prilly. Seringkali Ali menyuruh Prilly menjauh, namun selalu dibantah dan Prilly memilih untuk b
Bad Girl in Pesantren (TAMAT) ✔ oleh Vhiie_opi
58 bab Lengkap
Silahkan follow akun kepenulisan saya sebelum membaca biar makin afdol. Part lengkap! *** Jika dahulunya kita sering menjumpai Bad Boy yang masuk ke Pesantren, kali ini tidak. Dicerita ini kalian akan menemukan Bad Girl yang memasuki Penjara Suci itu. Permisi untuk kisah, "Pesantren & Rock'N Roll" silahkan mundur alon-alon. Kini tiba gilirannya "Bad Girl in Pesantren" yang memulai kisahnya. *** Gadis penyuka Bubble Gum ini akan menceritakan kisahnya yang dimasukkan ke Pesantren oleh Sang Mamah yang mulanya direncanakan si iblis kecil, adiknya. Dia gadis pembangkang, urakan, tengil. Karakter yang tercipta ini disebabkan oleh mamahnya. Ia diperlakuan sangat berbeda dari kedua saudarinya yang lain. Kecelakaan kecil dimasa lalu membuat kehidupannya menjadi kelam. Mempunyai satu kakak dan adik perempuan yang kecantikannya bak barbie hidup. Sayangnya salah satu diantara mereka menyandang status tuna netra. Temannya kebanyakan lelaki karena sikapnya yang bar-bar dan suka melakukan balap liar. Hingga suatu hari si gadis berambut warna-warni ini menyukai pemuda yang ia temui selama mondok. Sosok lelaki soleh nan tampan. Tapi Mamahnya malah berniat ingin menjodohkan pemuda itu dengan kakaknya. Lagi-lagi semua itu karena rencana dari adiknya. Meski begitu, ia tidak akan tinggal diam. Dirinya akan bertindak. *** "Mah, tolong jangan suruh Fae untuk berhenti menyukai lelaki yang Fae suka. Bisakah Mamah merelakan satu saja kebahagiaan untuk Fae?" -Fae Farren- "Saya hanya ingin melakukan yang terbaik untuk anakku, Anne. Kau tahu, Fae? Lelaki di muka bumi ini banyak. Jadi kau pilih saja yang lain." -Anna- "Maafkan aku, Fae. Karena kekuranganku ini kamu menjadi menderita." -Anne- ***
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 10
Stay (Away) cover
Attention [Completed] cover
Caramel cover
Bad-Boy (Complete) cover
Bad Girl in Pesantren (TAMAT) ✔ cover
ALEXON [END] cover
Belatedly Love You 1 & 2 cover
REYRA🍁 [TERBIT] cover
Living with Brothers  [TAMAT]✓ cover
Arsyilazka cover

Stay (Away)

64 bab Lengkap

⚠️Cerita Mengandung Bawang⚠️ "Lo maunya apa sih?!" Prilly mengeluarkan seringai menggodanya. Tangannya terulur menuju kerah seragam Ali, ia menarik kerah Ali hingga tubuh Ali terhempas mendekat ke arahnya. Lantas ia berbisik dengan suara seraknya, "Lo tanya mau gue? Mau gue itu cuma hati lo." "Murahan," ujar Ali sarkastik sambil menarik tubuhnya menjauh. Prilly masih mempertahankan seringaiannya. "Gue gak bakal semurahan ini kalo lo gak jual mahal sama gue," balas Prilly berusaha memepetkan tubuhnya kepada Ali. Hal itu membuat Ali berdengus jijik, enggan luluh dengan sikap Prilly. "Cih, dasar jalang!" Prilly menatap tepat di bola mata Ali, ia memonyongkan bibirnya dan memajukan dirinya seperti ingin mencium Ali. Tetapi, hal itu tentu hanya sebuah gertakan saja. "Gue gak bakal jadi jalang, kalo lo gak nolak cinta gue!" Prilly berteriak kencang tanpa memikirkan harga dirinya lagi. "Tapi, gue udah punya pacar!" Ali berdesis sembari menatap tajam Prilly. "Putusin pacar lo, terus jadian sama gue. Gampang 'kan?" Ucapan enteng Prilly membuat emosi Ali tersulut. "Lo gak cinta sama gue tapi lo terobsesi buat milikin gue. Dan itu buat lo gila!" Prilly berdecih, "Iya. Gue gila. Dan itu semua, karena lo!" Dua tahun bukanlah waktu yang singkat bagi Prilly untuk mengejar Ali dengan cara-cara murahan, dan hasilnya ia selalu ditolak mentah-mentah oleh Ali. Ini semua berawal dari Prilly yang sering mengumbar gombalan kepada laki-laki di kelasnya dan Ali adalah salah satunya, dan itu semua berakhir pada perasaan semu yang nyata. Awalnya Ali tidak pernah menganggap serius gombalan Prilly, tetapi Prilly mulai melakukan tingkah konyol, seperti saat Prilly mengumumkan kepada seluruh teman sekelasnya bahwa mereka resmi berpacaran. Hal itu membuat Ali muak dan membenci Prilly. Oleh karena tingkah murahan Prilly, Ali tidak ingin berinteraksi selayaknya teman sekelas kepada Prilly. Seringkali Ali menyuruh Prilly menjauh, namun selalu dibantah dan Prilly memilih untuk b