Coraline

Coraline

  • WpView
    Reads 975
  • WpVote
    Votes 56
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadComplete Sat, Mar 24, 2018
Coraline Van Redrum adalah seorang gadis kecil indigo yang sifatnya sangat tertutup, tidak suka keramaian, tidak suka berinteraksi dengan manusia. Jalan hidup Coraline sangat misteri, mulai dari kematian orang tua angkat nya yang tewas mengenaskan, kematian suami nya, seluk beluk kehidupan Coraline, dan keluarga Coraline yang sebenarnya. Semuanya tampak tak masuk akal, dan sulit untuk di nalar dengan logika. Lalu bagaimana kah Coraline mengungkapkan itu semua?
All Rights Reserved
#10
coraline
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Karaline _ You're An Extra TAMAT
  • Hana's Indigo (True Story) ( Repost Ulang Sampai Tamat )
  • FIGURAN GIRL ( LENGKAP )
  • World of Aelanel
  • ALIN TRANSMIGRATION {End}
  • Detective Vina
  • The Four Seasons of Soul [TELAH TERBIT]
  • Trasmigrasi Queenzee
  • INDIGO [selesai]

Pembelian bisa cek di bio ku yah : ________ Karaline atau kerap dipanggil Kara, tak pernah menyangka bahwa di usianya 17 tahun ia berada di dunia novel dengan judul "Obsession Gindra", ia terjebak oleh pusaran emosi dari laki-laki yang berstatus sebagai sahabat kecilnya. Memasuki sebuah novel akibat kesalahan dalam penelitian sontak membuat Karaline bingung untuk memikirkan cara kembali ke dunia nyatanya, terutama akhir dari figuran ini mati dengan hati tercabik-cabik. Lalu jalan apa yang harus dihadapi Karaline agar ia bisa kembali ke dunia nyata. . ? ______ "sampai kapan?" Pertanyaan dengan sarat akan lelah seketika membuat orang disampingnya menoleh kearah gadis berambut sebahu itu "apa kamu belum nyerah?" "Jangan mulai lagi Kar! Gue dah bilang Lo engga perlu ikut campur urusan gue. . ." Karaline Rhys gadis tanpa tau asal-usul dirinya yang harus terjebak oleh jeratan laki-laki penuh obsesi pada gadis bermata safir. Kara tidak menjawab, rasa lelah membuat suaranya terhempas entah kemana. Tatapan itu melembut bersama netra hazel yang semakin mengembun dikala laki-laki disampingnya pergi begitu saja tanpa mau menoleh meski hanya sebentar. "Ah! Padahal aku bertanya pada hati ku sendiri" gumam Kara tak kuasa menahan air mata yang telah menupuk pada kedua kelopak matanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines