Mengukir Mimpi

Mengukir Mimpi

  • WpView
    LECTURES 305
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Chapitres 2
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mar., févr. 6, 2018
WpInfo
Fiction
Thèmes Sociaux
Jika anak-anak berusia 16 tahun biasanya memiliki cita-cita ingin bekerja di kota dan menjadi pengusaha setelah tamat STM nanti, itu sangatlah berbeda dengan Akhdan, seorang anak yang di lahirkan dari rahim seorang ibu yang berprofesi sebagai seorang petani dan memiliki ayah seorang buruh belantik sapi. Ya, walau hanya anak seorang petani, walau hanya anak seorang buruh belantik sapi, mimpinya tak sedangkal genangan air setelah hujan, mimpinya sangat pekat. Seperti malam tanpa bulan dan bintang, dan seperti siang tanpa sinar sang mentari. Mimpinya bahkan tak bisa dibayangkan, sangat hitam, sangat gelap, tetapi penuh dengan warna, bagaikan sebuah pelangi, karena warna hitam adalah campuran dari seluruh warna yang ada di dunia ini. Cobalah campurkan semua warna cat warnamu, pasti menghitam. Kenapa bisa seperti itu? karena warna hitam adalah kesempurnaan.
Tous Droits Réservés
#11
kampunghalaman
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Kisah Kelabu Di Pesantren
  • Tentang Pemimpi (Kisah Meraih Beasiswa LPDP)
  • Zidan With Syakira
  • Nyala Redup di Sudut-Sudut Pabrik [END]
  • Bumi Santri🍁(TERBIT)
  • IPS 3
  • I Love Gus Cuek! [End]
  • Jejak Langkah di Tanah Borneo
  • Putih Biru
  • Karam [✔]

Sheila terpaksa mengikuti keinginan orang tua nya dan mengubur dalam-dalam mimpi nya. meski dalam hati dia begitu aneh mendengar kata pesantren demi orang tuanya ia rela hidup di dunia penuh tekanan tersebut. saat masa adaptasi,entah mengapa ada yang aneh dalam dirinya ketika bertemu Farid-putra pemilik pondok-sebagai guru sekaligus wali kelasnya. hingga sebuah rasa menghampiri keduanya,akankah perasaan mereka berakhir bahagia atau lara..

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu