We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Blood Fire Of Bravery

Blood Fire Of Bravery

  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 20, 2018
WpInfo
Fiction
Fantasy
Maria seorang gadis yang memiliki keanehan dalam dirinya, yaitu jika dia terluka dan darahnya menetes, maka darahnya akan menjadi api. Ketika mengetahui hal itu, Maria memutuskan untuk mengurung diri dikamar selama berhari2 karena dia takut temannya mengetahui hal itu dan akan menjauhinya. Ibunya yang curiga akan tingkah laku putrinya yang aneh, mencari tau apa yang terjadi pada Maria. Lalu Maria memberitahukan semuanya kepada sang ibu. Setelah mengetahuinya, Ibu Maria pun langsung bergegas membawa putri nya pergi dari rumah dan menitipkan putrinya kepada Kakanya. Semenjak kejadian itu, para tetangga dan teman dekat Maria tidak pernah melihatnya lagi hingga mereka mengira Maria telah tiada.
All Rights Reserved
#73
darah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • IMPIAN YANG LENYAP
  • 𝐇𝐄𝐊𝐒𝐀𝐕𝐈𝐀𝐍
  • Mengatasi
  • Noda Masa Lalu (TAMAT)
  • A Thousand Years [Pierre Tendean Fanfic]
  • Api dan cahaya
  • [TAMAT] GENDANA : Satya Timun Mas
  • Suaraku Mati di Udara

Zaira selalu merasa asing di rumahnya sendiri. Ibunya yang dingin seolah tak menganggap keberadaannya, sementara bayang-bayang perselingkuhan ayahnya terus menghantuinya. Sekolah seharusnya menjadi pelarian, tetapi kehadiran Selene, gadis yang selalu tampak sempurna di mata semua orang, justru membuat hari-harinya semakin berat. Namun, di antara kesepian dan rasa tidak dipedulikan, ada seseorang yang selalu berdiri di sisinya. Seorang teman yang tidak banyak bicara, tetapi selalu ada ketika dunia terasa terlalu berat. Di tengah konflik keluarga, pertemanan yang rapuh, dan rahasia yang terkuak satu per satu, Zaira harus menemukan keberanian untuk berdiri tegak dan menghadapi kenyataan yang selama ini ia hindari. Apakah luka lama bisa sembuh, atau justru semakin menganga?

More details
WpActionLinkContent Guidelines