Story cover for Why Am I Different (?) by NovaRamadhany
Why Am I Different (?)
  • WpView
    Reads 325
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 325
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Jan 17, 2018
*Warning* bila ada adegan kekerasan tolong untuk tidak ditiru^^

Ini Cerita baruku,,semoga suka💕

                      💦💦💦💦


Why Am I Different ?

-----------------------------------------

           Is it just the reason i'm born imperfect?
  
           Or they do not want me here, in this world?

Why?
           And why again?

---------------------------------------------------------------------

"Mengapa manusia itu sungguh kejam sekali"

"Aku tak sanggup menghadapinya walau dia sudah dihadapanku dengan tatapan yang mengerikan menurutku"

---------------------------------------------------------------------

"Tetapi aku bertemu dengan manusia yang hatinya lembut seperti Malaikat suci, sesungguhnya aku ingin berteman dengannya tapi aku tidak tau, apakah Dia sudi berteman denganku?", - batinnya.

"Sepertinya aku ingin mendekat, memberi pelukan, nasihat dan semangat untuk berjuang dengan apa yang dialaminya. Tapi aku ragu untuk mengatakannya, Sesungguhnya aku ingin berteman denganmu tapi aku tidak tau, apakah kamu bersedia berteman denganku?", - si Dia.

              **************************

Bagaimana dengan kelanjutannya apakah anak itu bisa berjuang dengan apa yang dialaminya saat ini walau ia pun mempunyai kekurangan hafalan ingatan?
All Rights Reserved
Sign up to add Why Am I Different (?) to your library and receive updates
or
#186memendamrasa
Content Guidelines
You may also like
SAH! [SUDAH DITERBITKAN] by shafzuhri
84 parts Complete
SEBUAH ANGAN DAN HARAPAN. #1 in roman 17/06/18 BE CAREFULL WHO WANT TO PLAGIAT THIS STORY‼️⚠️ Pasal 44 Undang-Undang Hak Cipta membuat rumusan secara negatif dengan kata-kata sebagai berikut: "Penggunaan, pengambilan, penggandaan, dan/atau pengubahan suatu ciptaan dan/atau produk hak terkait secara seluruh atau sebagian yang substansial tidak dianggap sebagai pelanggaran hak cipta jika sumbernya disebutkan atau dicantumkan secara lengkap untuk keperluan: (a) pendidikan, penelitian, penulisan karya ilmiah, penyusunan laporan, penulisan kritik atau tinjauan suatu masalah dengan tidak merugikan kepentingan yang wajar dari pencipta atau pemegang hak cipta; (b) dst..." ____________ Sebenarnya, hidup itu bukan tentang pertemuan saja. Ada hal lain yang akan kita lewati nantinya. Iya, apalagi kalau bukan perpisahan. Yah, walau kita tau, ini bukan karena kesengajaan yang telah direncanakan. Melainkan, karena takdir tuhan yang sulit untuk diterka. Kisah ini bercerita tentang Diersyad Desber yang berusaha melawan penyakit yang ia sembunyikan karena tak ingin kekasihnya, Syadyta Berria mengkhawatirkan dirinya. Walau pertemuan mereka pada awalnya tidak ada rasa cinta, tapi waktu dan takdir berkata lain. Tuhan mempersatukan mereka, walau tidak untuk selamanya. Dan disinilah kisah mereka dimulai.. __________ "Baca dikelas waktu lagi pelajaran kosong, sebenernya sih udah baca dari malem tinggal lanjutin aja. Langsung nangis kejer trus dikelas pada heboh nanyain aku kenapa. Sukses banget buat nangis pokoknya!" -@Namirahau (Pembaca Wattpad) "Tengah malem mata bengkak, semalam habisin cerita ini. Besok muridku pada bilang 'Ibu semalam nangis ya matanya bengkak!!' begitulah.." -@UlfiaSulfi (Pembaca Wattpad)
Eliinaa by vfryfrljnvsnmtm
5 parts Complete
Apa yang terlintas di benak kalian ketika mendengar kata 'Rumah' ? Tempat nyaman dipenuhi kehangatan? Tempat berlindung dari terpaan badai kehidupan? Pasti itu kan yang terlintas di benak kalian? Sayangnya, 'Rumah' yang ada di kehidupanku jauh berbeda dari semua itu. Kehangatan berubah menjadi kepedihan. Tempat yang seharusnya jadi tempat berlindung justru jadi tempat yang paling membuatku tertekan. Aku tidak iri, sungguh. Aku hanya ingin merasakan bagaimana rasanya ketika dipeluk oleh ayah dan ibu dengan penuh kasih sayang. Sarapan bersama ayah, ibu, kakak dan aku di pagi hari sambil tertawa ria karena masakan ibu yang gosong mungkin? atau jatuh dari motor saat sedang belajar mengendarainya lalu ayah akan datang dan membantuku berdiri, menenangkanku sambil berkata "Gapapa, ini biasa terjadi kok kalo lagi belajar, pernah dengar pepatah 'kamu nggak bakal bisa berdiri kalau nggak pernah jatuh' kan? Nah, kasus kamu sekarang sama kayak pepatah yang ayah bilang tadi." ? atau saat adzan tiba, ayah akan mengajak ibu, kakak dan aku untuk sholat berjamaah dengan ayah sebagai imamnya ? atau mungkin menjahili kakak yang sedang sibuk belajar lalu aku akan dihadiahi kejar-kejar an dan berakhir dengan aku yang terjatuh lalu menangis, kemudian ibu akan datang mengobati lukaku akibat aksi kejar kejar an tadi sambil mengoceh? Benar-benar keluarga impian bukan? Ya, benar, karena itu 'keluarga impian' maka itu hanya akan jadi 'mimpi' saja. Itu tidak terjadi di kehidupan nyata. Ya, mungkin ada, tapi bukan kehidupanku. Sekarang, rumah sudah tidak lagi menjadi tempat ternyaman dan penuh kehangatan seperti yang kurasakan dulu. Kini rumah hanya menjadi tempat berteduh dari panas dan hujan. Aku telah kehilangan, dan rasa kehilangan ini telah membuatku takut untuk memiliki.
You may also like
Slide 1 of 10
Sebuah Rasa cover
Kita Sembuh Bareng? cover
SALAH RASA (TAMAT) cover
Kamu cover
Become an Antagonist Fiance (SELESAI) cover
Strong Girl Michella (END)  cover
SAH! [SUDAH DITERBITKAN] cover
Maaf, Aku Terlambat END✅ cover
Saat Semua Orang Berpaling cover
Eliinaa cover

Sebuah Rasa

15 parts Complete

Selamat Membacaa🌾 "Reyyy,"panggil Dimas Aku menoleh, "hmm, kenapa?" "Gak tau kenapa, gue rasa lo tuh unik" "hah unik gimana maksud lo?" tanyaku butuh penjelasan "Gue juga gak tau, tapi menurut gue lo unik" ucap dimas dengan wajah yang gak bisa di tebak. Gak boleh ke pedean hanaa, takutnya dia cuma prank lo. Setelah beberapa saat ku perhatikan lagi ,benar wajahnya serius ini beneran bukan prank. Gue harus gimana? seneng atau sedih? hati gue gelisah "Dim andai lo tau, selama kita temenan gue mulai nyaman, rasa nyaman ini yang tumbuh dengan sendirinya karena lo sering interaksi sama gue, gue berharap lo jauhin gue, tapi sisi lain gue takut kehilangan orang baik kaya lo. Perasaan yang gue rasain, cukup gue sama Allah aja dim yang tau dan harus gue sembunyiin sebaik mungkin. Lagi-lagi gue takut lo jauh dari gue. Walaupun cepat atau lambat lo akan jauh dengan cara lo sendiri" Ya beginilah resiko punya rasa sama sahabat sendiri, suatu saat akan sakit dengan keadaan yang sebenernya gak rela liat dia sama yang lain. Tapi gimana, cuma bisa berdoa aja biar dia dapet yang baik. dan bilang sama Allah, kalo bisa dia sama aku aja hahaha maksa yaa. Kadang pengin bersikap bodo amat, tapi kepo. Kepo malah nyesek. Ahh serba salah. #Friendzone #Keluarga #Fiksiremaja #humor