Sejernih Ketulusan Mi

Sejernih Ketulusan Mi

  • WpView
    MGA BUMASA 37
  • WpVote
    Mga Boto 7
  • WpPart
    Mga Parte 1
WpMetadataReadKumpleto Thu, Jan 18, 2018
WpInfo
NON-FICTION
Air sungai yang begitu jernih hingga aku bisa melihat bebatuan di dasarnya. Hembusan angin membelai rambut panjangku, membuat anak rambut dan pita merah yang kukenakan melambai-lambai. Di pinggir jalan yang bersisian dengan sungai ini banyak ditanami pohon kesukaanku, pohon maple. Beberapa helai daun kering juga ikut terbang tertiup angin entah kemana. Sehelai daun maple mendarat mulus di permukaan sungai. Melihat daun itu terjatuh, aku teringat sebuah cerita tentang sungai dan seorang gadis yang ketulusannya selalu dikenang banyak orang. Namanya Mi, ia seorang gadis tulus dengan rasa tanggung jawab yang membuat banyak orang terpukau.
All Rights Reserved
#76
sungai
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Coffee Of My Life
  • Haters and Lovers of Rain [END]
  • tak menepati janji. (RionCaine)
  • RUMIT | Michelle A.L
  • Everything
  • Queen Greta Oto (GXG)
  • HATI YANG TERKUNCI || SOL.4CE X RAIDERS || (S1 TAMAT)
  • PAREIDOLIA
  • 𝑃𝑒𝑟𝑡𝑒𝑚𝑢𝑎𝑛 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑡𝑎𝑘 𝑡𝑒𝑟𝑑𝑢𝑔𝑎 (HIATUS)
  • When Rainbow Comes

Sebuah kisah cinta, kisah persahabatan dan kisah keluarga. Kisah yang menceritakan pahitnya kehidupan saat menjadi dirinya. Dia gadis bodoh yang semakin hari terdesak keadaan. Menjerit meminta tolong pada angin yang tak menghiraukannya. Apa mungkin kalian percaya pada keajaiban sebuah kesetiaan dalam penantian panjang? Ibunya mungkin suatu saat akan meninggalkannya dan pria itu mungkin bukan cinta sejatinya, tapi di sudut ruang dalam setitik cahaya yang menjadi satu-satunya harapan, ia mencoba mengukir akhir kisah yang manis. -- Sakit. Rasanya sakit sekali. Aku seperti menggores tubuhku dengan pisau yang kugenggam sendiri. Namun sebelumnya tanpa kusadari, aku terlebih dulu menikamnya. Lalu, bagaimana cara menolongnya sementara tangankupun tak sanggup lagi bergerak? Apa permintaan maaf masih bisa ditoleransi? -COMPLETED-

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman