Bara di Borobudur

Bara di Borobudur

  • WpView
    Reads 1,674
  • WpVote
    Votes 38
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 1, 2018
WpInfo
Fiction
Historical
Dengan berlatar belakang Kerajaan Majapahit di masa Sri Jayanegara, kisah Bara di Borobudur diawali dengan sebuah pertempuran di sekitar istana kaisar Tiongkok. Para penentang kaisar kemudian menuju ke Tanah Jawa dan berkelana di sekitar Gunung Merbabu dan Merapi. Kepulangan Bondan ke Pajang didahului oleh utusan yang dikirim oleh gurunya, Resi Gajahyana. Sedangkan para pengikut setia Lembu Sora dan Gajah Biru juga bergerak menuju Pajang setelah diusir keluar oleh Patih Mpu Nambi. Selengkapnya kisah Bondan Lelana dapat diikuti Dengan berlatar belakang Kerajaan Majapahit di masa Sri Jayanegara, kisah Bara di Borobudur diawali dengan sebuah pertempuran di sekitar istana kaisar Tiongkok. Para penentang kaisar kemudian menuju ke Tanah Jawa dan berkelana di sekitar Gunung Merbabu dan Merapi. Kepulangan Bondan ke Pajang didahului oleh utusan yang dikirim oleh gurunya, Resi Gajahyana. Sedangkan para pengikut setia Lembu Sora dan Gajah Biru juga bergerak menuju Pajang setelah diusir keluar oleh Patih Mpu Nambi. Selengkapnya kisah Bondan Lelana dapat diikuti http://tansaheling.com/seri-bara-di-borobudur/
All Rights Reserved
#123
majapahit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LOKAKALA
  • Bulan Merah Wilwatikta [TAMAT]
  • Maetala - Ekspedisi Pedaksina
  • Our Little Home || TXT
  • Prambanan Obsession (END)
  • Get Lost In The 14th Century [END].
  • Tapak Bumi - Pendekar Terakhir Tanah Jawa (Telah Terbit Silakan Pesan)
  • APSARA MAJA : SANG PARAMESWARI
  • Sandyakala [SLOW UPDATE]
  • The Legend of Artic Werewolf Princess Season 1
LOKAKALA

Aneh tetapi nyata. Ada berbagai macam pertanyaan yang memenuhi benaknya. Siapa sangka, hal yang Lembayung anggap aneh bukanlah suatu kebetulan. Benang merah sudah terjalin diantara mereka dari beratus-ratus tahun yang lalu saat Kerajaan Majapahit dan Kerajaan Sunda Galuh masih berdiri kokoh di tanah Nusantara. Larangan pasca Perang Bubat, harus melibatkan perasaan seorang pria yang kelak saat naik tahta bergelar Prabu Niskala Wastu Kancana, seorang Prabu dari Kerajaan Sunda Galuh, satu-satunya keturunan Prabu Linggabuana yang masih tersisa. Jawaban dari apa yang selalu Lembayung pertanyakan, semua terjawab saat jiwanya kembali ke tahun 1370 seakan Sang Hyang Widhi memberikannya kesempatan di dalam raga putri Raden Sotor, keponakan tiri dari Sri Maharaja Hayam Wuruk.

More details
WpActionLinkContent Guidelines