Story cover for EDWEN by SRoosmartono
EDWEN
  • WpView
    Leituras 451
  • WpVote
    Votos 90
  • WpPart
    Capítulos 14
  • WpView
    Leituras 451
  • WpVote
    Votos 90
  • WpPart
    Capítulos 14
Em andamento, Primeira publicação em jan 18, 2018
"Eh.. tapi tunggu bentar deh kayaknya lo itu ditebengin sama tuh Ketua Osis deh?" kata Vina sambil menggaruk-garuk kepalanya.

"Ah! Masa sih, gue tadi cuma liat wajahnya setengah aja jadinya gue gak tau kalau gue ditebengin sama Ketua Osis?" jawab Bella bingung.

"Ah udahlah mendingan kita ke kantin yuk perutku udah laper nih!?" pinta Valo mengajak kedua temennya itu.

"Iya deh yuk" jawab Bella yang diikuti anggukan Vina.


***

Baca kelanjutan ceritanya ya teman-teman...
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar EDWEN à sua biblioteca e receber atualizações
ou
#179bella
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
Elvina [COMPLETED], de Adelianni_
45 capítulos Concluída
-Elvina Allya Cewek tomboy yang biasa dipanggil El sedang menghadapi kasus friendzone. Dia selalu mengorbankan apapun demi kedua sahabatnya yang saling suka. Meskipun itu membuatnya berkali-kali menangis seorang diri dikamar. - • - "Lo pikir kenapa selama ini, selama bertahun-tahun lo jadiin dia samsak-nya emosi lo, lo pikir kenapa dia bisa bertahan sampai sekarang?" lanjut Ezra. Mendengar itu, El langsung tersadar tentang apa yang akan disampaikan cowok itu. Ia segera mendekat ke sebelah cowok itu dan berencana mencegahnya. "Zra," lirih El sambil memegang lengan Ezra dan menggeleng kecil untuk menyuruhnya diam. Namun, Ezra tak menghiraukan itu dan tetap melanjutkan apa yang selama ini ia tahu tanpa mau bergerak sedikitpun meskipun sudah ditarik oleh El. "Maksud lo?" tanya Rafa dengan bingung. Ia juga ikut penasaran saat Ezra tiba-tiba membahas hal itu. "Heh brengsek! Dengerin gue baik-baik ya. Buka kuping lo lebar-lebar!" tegas Ezra. Rafa menjadi terdiam dan mendengarkan cowok itu. "Dia suka sama lo bego! Dia sayang banget sama lo! Bahkan udah cinta!" bentak Ezra. Rafa kaget mendengar ucapan Ezra yang sangat di luar dugaanya. "Denger gak lo?! El tuh suka sama lo dari dulu! Sebelum lo kenal sama Rere!" tambah Ezra semakin membuat El marah. Plakk!! El menampar pipi Ezra dengan keras. -Rank- #13 friendzone [02/6/24] #937 sekolah [02/6/24] #296 teenlit [02/6/24] #130 wattys [02/6/24] #509 sahabat [02/6/24] #560 lucu [02/6/24]
I'm Into You, Lily ✓, de Unch_Kiyowo
65 capítulos Concluída Maduro
Folder 1. Aku Padamu kak Erza Folder 2. Aku Padamu Lily Kalau aku disuruh menggambarkan sosok Erza Regawangsa, aku akan jawab, tahu perosotan waterboom? Nah, itu hidungnya. Tahu semut rang-rang? Nah itu alisnya. Tahu triplek? Itu mukanya. Tahu beruang kutub? Mereka teman akrab, sama-sama dingin. Tahu pangeran berkuda putih? Ini, nih yang aku males bilang, mereka emang beneran mirip gantengnya. Kalau kalian pikir aku bakalan klepek-klepek hanya dengan sekali kibasan rambutnya, atau langsung meleleh cuma melihat mata jelaganya yang tajam, kalian salah besar. Aku bukan bagian dari sekumpulan cewek-cewek pengagum sosok Erza. Aku sebagian kecil, atau cuma aku satu-satunya cewek di SMA Saga yang memendan dendam kesumat sampai ke ubun-ubun. Kalian pengin tahu kenapa sebegitu bencinya aku sama dia? Mendekat sini, aku bisikin alasannya. Sahabatku, Vina saja tahu semua. Aku gak akan biarin kalian terserang demam tinggi hanya gara-gara memendam penasaran akut. "Pada suatu hari yang cerah, cerita ini dimulai ketika ...." "Lily!" Bahaya! Aku harus segera melarikan diri. Maaf, mungkin belum saatnya aku memberitahukannya sekarang. Ini masalah kelangsungan hidup dan matiku, tergolong sangat darurat dan sedang aku pertaruhkan. Aku janji akan menceritakannya sampai benar-benar tamat jika kalian mengikuti perjalanan paling mengenaskan selama aku jadi peserta didik baru di SMA ini. Bye-bye! "Lily berhenti sekarang juga! Di saat kaki-kakiku berlari menelusuri koridor, kepala dengan komando sendirinya memutar ke belakang hanya untuk memastikan entitas si muka triplek dan wajahnya semerah pantat babon. Lampu merah! Peringatan keras! Dia benar-benar sangat marah.
CANVAS PERSAHABATAN (TAMAT), de Krismaiklov
55 capítulos Em andamento
Terdengar suara motor masuk ke dalam sekolah Nusa bangsa Seperti biasa semua cewek cewek Nusa bangsa sudah menunggu kedatangan si cowok yang menggunakan bandana hitam Aaa pangeran gue" "Pujaan hati" "My love" "He kalian semua dengar ya !! Gala itu milik gue jadi kalian nggak usah berharap lebih!!" Tegas Marsya "Benar banget , jadi kalian semua minggir dari sini!!" Usir Cika salah satu sahabat Marsya Mereka bubar dengan rasa kecewa tak ada yang berani *********** "Aduh, sakit tauh nggak!!" Kesal Alya ketika Gerald melepas tangannya " Makanya jangan jadi anak bandel" ucap Gerald "Bisa ya untuk kali ini jangan hukum gue"Alya memohon dengan sangat kepada Gerald "Nggak bisa , hukuman tetap hukuman udah Lo harus ke lapangan sekarang!!" " Nggak seru banget si Lo" dengan keadaan pasrah Alya menuju ke lapangan ******* "Alya kemana si ?" Rani bertanya tanya dalam hatinya "Rani !!" Teriak Alya dari depan pintu kelas " Gue butuh minum sekarang juga!! Gue beneran capek , ngos-ngosan , gara gara si Gerald kasih hukuman yang begitu merusak harga diri gue" ucap Alya yang baru saja duduk di kursinya "Emang dia kasih Lo hukuman apaan?" Tanya Alya "Dia su...ru..gu..e lari" benar saja Alya begitu capek dan lelah akibat hukuman itu Alya Levania , Rani Kenzura dan Gerald Anggara mereka bersahabat dari SMP, meskipun begitu Gerald tetap profesional sebagai ketua OSIS Kalau penasaran yuk buruan di baca 🤗😉 Jangan ada yang mencuri ya !!!! Ini hasil pemikiran aku sendiri 🙏🥲 Dan makasih buat yang udah baca dan vote 😘👌
Asya Amarra [ By astar1913 ], de astar1913
41 capítulos Concluída
Asya Amarra seorang anak SMA dari status orang tua terkaya no. 4, semua iri dengan kehidupannya? Berprestasi, kebanggaan sekolah, ketua OSIS teladan, termasuk no 1 murid terpintar di sekolah, harapan orang tua anak anak lain? Tapi Asya menyangkal kehidupan nya itu. Yang teman temannya lihat adalah luar nya saja, bahkan kenyataannya tidak ada teman temannya yang mau berkunjung ke rumahnya. Walau pun itu untuk mengerjakan tugas kelompok! Yang berani masuk ke rumah nya hanyalah Raka, Kenzo dan Dean. Teman temannya yang lain hanya bisa menemui Asya di sekolah saja atau ada tiket khusus yang dapat mengajak nya keluar rumah. Hanya teman tema yang dia kenal dari Raka, yang bisa bermain sampai keluar kota dengan nya? *** "Asya, ke Tanggerang yuk" - Arvan "Asya, go lompat ke sini!!" - Darrel "Asya, mau ikut balapan?" - Taufan "Kalian mau ajak gua kemana lagi?" "Kok bisa sampai ga ketahuan papa?" "Kalian jalur dukun ya?" Asya hanya merasa menjadi manusia jiga bersama teman temannya, teman teman yang sering memujinya tanpa tahu kehidupan dibelakang nya. "ASYA!!!!" " NILAI KAMU CUMA INI!!?" "INI!!?" seseorang yang duduk di depan nya melemparkan 2 lembar kertas yang berisikan tanda tangan kepala sekolah SMA negeri itu ke wajah Asya. Asya menatap sinis ke arah seseorang yang di depannya itu. lalu, mengambil kembali kertas rapor nya yang terjatuh di lantai lalu menyobek nya. "Rata rata nya 99 loh?" Ucap asya sambil tersenyum "Papa buta ya?" "Sampai g bisa lihat nilai Asya yang paling tinggi di satu sekolah?" Anak itu berusaha menyombongkan nilainya yang tinggi walau di bandingkan dengan 10 sekolah besar dalam daftar semua universitas menyediakan berbagai macam beasiswa untuknya Di balik semua itu dia menyembunyikan sesuatu...
Talvez você também goste
Slide 1 of 10
You Don't Know Me cover
AKU, KAMU, & ORGANISASI cover
World Of Magic [2] cover
AKSARA (TAMAT)  cover
Putra Putri (COMPLETE) cover
Elvina [COMPLETED] cover
I'm Into You, Lily ✓ cover
CANVAS PERSAHABATAN (TAMAT) cover
Asya Amarra [ By astar1913 ] cover
Love for You  cover

You Don't Know Me

14 capítulos Concluída Maduro

"Dasar Cengeng " ucap vino "Lu tuh gak pantes di sakitin gini, cowo brengsek berani banget udh nyakitin viola nya gue" ucap vino memeluk viola "Udahh jangan nangis lagi" vino mengusap air mata yg ada di pipi viola "Jelek tau, liat tuh idung lu merah" "Engga" ucapku bulshit "Sekarang muka lu yg merah ke kepiting rebus" vino tertawa "Ahhhhhhh hiks" ucap viola. Vino langsung memeluk viola lagi. Vino Xeverio dia lelaki yg begitu baik bagiku. Dia yg selalu menemani hari hariku. Dia yg selalu ada disaat suka maupun duka. Dia lelaki yg sangat sangat tidak suka jika melihatku nangis. ~Viola Alexsandra