Down To Ash(HIATUS)

Down To Ash(HIATUS)

  • WpView
    LECTURAS 585
  • WpVote
    Votos 87
  • WpPart
    Partes 21
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, oct 12, 2018
Terjebak di dimensi lain, bukanlah kejadian yang menyenangkan. Apalagi jika saat perang hendak meletus. Bukan. Ini bukan perang biasa. Perang ini melibatkan seluruh dimensi. Lebih tepatnya, melibatkan dua dimensi. Yang satu tidak tahu menahu, yang satu bertahan dari serangan sebagian kecil dimensi lainnya yang ingin mengendalikan dimensi tersebut. Dimensi yang bertahan dari Manusia, dimensi bernama Cresto Gen. Rory, dialah gadis yang tak sengaja menemukan portal menuju Cresto Gen, menyebabkannya terjebak. Awalnya, dia mengira semuanya indah, tak lebih dari sebuah petualangan. Bahkan, ketika akhirnya dia terjebak di tengah-tengah perang yang bergejolak tepat saat kedatangannya, dia mampu tampil menyelamatkan keadaan. Hingga ia menguak rahasia gelap dimensi bernama Cresto Gen itu. Rahasia yang terlarang baik bagi Manusia maupun makhluk-makhluk lainnya. Sementara itu, dia duduk dengan tenang, menyaksikan perang terbuka perlahan. 'VE VICA VERA LYCA' 'THERE IS NO VICTORY WITHOUT BLOOD' [Update Tiap Kamis/Jumat]
Todos los derechos reservados
#67
dimension
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Pangeran Kegelapan
  • Impossible mage
  • The Spesial Bride of Dragon
  • SELESTIA: The Rebellion (TAMAT)
  • Pretty's On The Inside [TAMAT]
  • ZERO : The Lost Time #ODOCTheWWG
  • Reverse Harem : 5 Suami 1 Istri
  • SKY TRAIN (END)
  • Valor
  • Kyross | Slip On Depth Parasite [BL]

Malam semakin larut, namun tidur menjadi hal yang mustahil bagi Mael. Setiap kali dia memejamkan mata, dunia di sekitarnya seakan berubah. Suara gemerisik dari sudut-sudut ruangan, desahan napas yang tidak berasal dari dirinya, dan bayangan-bayangan yang menari di balik tirai gelap kamarnya membuat dadanya terasa semakin sesak. Saat dia berbalik untuk kesekian kalinya di tempat tidur, suara itu kembali muncul-seperti bisikan yang tertiup dari balik dinding, rendah dan penuh kekuatan. "Mael... Kau tidak bisa lari..." Dia terlonjak bangun, matanya terbuka lebar, jantungnya berdetak keras. Ruangan itu sunyi. Terlalu sunyi. Dia duduk di tempat tidur, menarik napas dalam-dalam dan berusaha meredakan gemuruh di dadanya. Bisikan itu, suara yang sama dengan yang ia dengar di perpustakaan, menghantuinya lagi. Pikiran Mael kacau. Apakah ini nyata? Ataukah dia sudah kehilangan akal? Sejak mimpi itu, dunianya berubah menjadi labirin ketakutan yang tak bisa dia pahami. Mata Mael bergerak ke sudut kamar, ke arah bayangan yang terasa lebih pekat daripada biasanya. Di sana, samar-samar, dia melihat sesuatu. Sesosok tubuh samar yang menyatu dengan kegelapan. Tubuh itu bergerak perlahan, semakin dekat, seperti makhluk yang merayap dari kedalaman mimpi buruknya. "Siapa kau?" Mael berbisik, meskipun dia tahu tak ada jawaban.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido