SUNSET SELEPAS BASKET

SUNSET SELEPAS BASKET

  • WpView
    Reads 898
  • WpVote
    Votes 53
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 11, 2019
Aku ingin punya jalanku sendiri.Jalan hidupku sendiri. Bukan jalan orang lain yang sedang aku pijaki sekarang. Tuhan menakdirkan aku untuk mengikuti jalan hidup orang lain, tapi hanya sebentar. Untuk sementara saja. Saat ini, sudah saatnya aku menempuh jalan hidupku sendiri karena sang pemilik jalan hidup sudah kembali. Aku hanya seorang pemeran pengganti yang akan pergi setelah sang pemeran utama kembali. Jangan memintaku untuk kembali. Karena setelah ini aku akan melangkah ke depan. Jaga masa laluku dan masa lalumu. Kita akan bertemu suatu saat nanti, jika takdir berpihak kepada kita. -Reyfanda
All Rights Reserved
#84
newwriter
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta Terlarang Seorang Guru
  • Love Problem [REVISI]
  • Cahaya Terang (END)
  • PAPERFLAKES
  • ✔️Become The Main Character's Sister : Transmigration Story
  • DENTING  [Revisi]
  • SUGAR SUGAR LOVE (TAMAT)
  • 𝐎𝐁𝐒𝐄𝐒𝐒𝐈𝐎𝐍 [ 𝚂𝚕𝚘𝚠 𝚄𝚙𝚍𝚊𝚝𝚎 ]

Kisah nyata Non Fiksi Perjalanan hidup manusia tidak pernah bisa kita tebak. Cobaan dan ujian silih berganti. Kisah yang akan saya tulis di sini tentang pelajaran hidup yang banyak hikmah dibalik musibah. Kisah perjalanan cinta yang kandas, cinta terlarang dan kematian. Saya selalu mengupas kalimat tentang sebab dan akibat dari perbuatan. Dan ini adalah nyata, di setiap perbuatan kita, akan ada dampak untuk hidup kita sendiri. Saya seorang Ibu yang pernah mencetak novel lewat Penerbit, saya tidak pernah terikat perjanjian ketika mencetak novel. Syukur Alhamdulillah, peminat baca sangat antusias. Bahkan sebelum buku ready atau selesai cetak, banyak yang sudah ikut pre order, banyak yang sudah lunas. Ini adalah kebanggaan untuk diri saya, artinya cerita saya sukses dinikmati pembaca. Untuk menjadi penulis terkenal, tentu saja ini adalah impian semua penulis. Tidak mungkin kita menulis hanya dinikmati kita sendiri. Impian ingin menjadi best seller dalam penjualan novel, tentu juga impian seorang penulis. Tapi kembali lagi, semua ada prosesnya, keberuntungan tidak lepas dari kita. Tapi yang membuat saya optimis adalah, jika kita melakukannya dengan terus belajar, berusaha dan berdoa, pasti akan menikmati hasilnya. Tiga point yang selalu saya terapkan adalah belajar, berusaha dan berdoa. Saya bangga pada penulis senior yang sudah mengharumkan namanya karena tulisannya. Dari penulis Ibu Fitria Prapnasari, Bapak Agung Webe, saya bisa belajar dari beliau, bahwa menulis cerita, bukan hanya sekedar hobi, tapi harus dilakukan rutin, semangat dan optimis. Mereka inilah yang selalu memotivasi saya agar terus menulis dan terus belajar. Ditambah lagi semangat dari sahabat-sahabat dari Komunitas yang saya bangun di medsos, yaitu Group Cerita Keren dan Misteri [CEKERMI]. Karena merekalah saya mampu menghasilkan karya. Ketika saya ngobrol dengan penulis yang sukses, dia selalu bilang, "saya dulunya sama saja, seperti Mamah Ranggi, masih pemula dan banyak ujian." Semangat!

More details
WpActionLinkContent Guidelines