Gidalim

Gidalim

  • WpView
    Reads 564
  • WpVote
    Votes 136
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 17, 2018
WpInfo
Fanfic
Amazing cover by; @lalareth "Harus berapa lama lagi aku nunggu kamu?" Dear Kyung Hidupku bahagia Indah sangat indah Aku mempunyai banyak sekali kejutan-kejutan di hidup aku Mulai dari dapat masuk ke SM Tinggal di apart yang seperti istana Sekolah ditempat di mana aku bisa menemui idola dengan gampang Sampai akhirnya aku menemukanmu Aku minta maaf karena telah tidak menepati janji 11 tahun yang lalu Aku sangat bahagia saat mengetahui bahwa kamu menyia-nyiakan 11 tahunmu untuk menungguku Dan sekarang,aku yang harus menunggumu.Karma itu nyata bukan?aku bukan mengeluh,tidak akan pernah.Aku hanya ingin menunjukkan bahwa kamu memang orang yang pantas aku tunggu Bodohnya aku,setelah bertahun-tahun mencari orang yang jelas-jelas ada disampingku Hidupku indah.Tetapi karena diberi kesempatan untuk bertemu denganmu dan mencintaimu,hidupku SEMPURNA. annyeong!!nae sarang:) KYM♡ "Appa mau kamu nerima tawaran Om Lee" "Tawaran?tawaran apa pah?" "Om Lee mau kamu dan temen-temen kamu masuk SM" ..... Kenapa not?:) (Badword detected)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The CHOICE
  • The Right Our Fate
  • I AM YOU || Han Jisung ✔
  • THE SWEET BROTHER CRAZY (EXOxEND)
  • [END]𝕭𝖎𝖌 𝖇𝖗𝖔𝖙𝖍𝖊𝖗𝖘 𝖐𝖎𝖒 [𝐋𝐨𝐨𝐤𝐢𝐬𝐦 𝐱 𝐑𝐞𝐚𝐝𝐞𝐫𝐬]
  • Last love, Jungkook. [ON REVISI]
  • Dream. How To Fight x Male Reader
  • Dear Dann ✓
  • 𝐒𝐇𝐄'𝐒 𝐌𝐈𝐍𝐄 ||Lookism x Fem reader||

~Melihatnya tersenyum adalah kebahagiaanmu. Tapi, apa senyuman itu masih berlaku jika ternyata dia hidup dalam ketidaktahuan? Apa kau akan mengatakan Yang sebenarnya? Sedangkan jika dia mengetahui segalanya, kau takut akan kehilangannya lagi~ ~Bukankah kita bersaudara? Kau pernah bilang bahwa tidak Ada rahasia dalam keluarga. Aku sudah berjanji tidak akan meninggalkanmu. Bisakah kau sepenuhnya percaya padaku? Apa Karena Aku Sudah terlalu banyak membohongimu?~ ~Bisakah kau hanya percaya pada kami saja? Tidak peduli itu benar atau tidak. Bukankah itu Hal Yang sangat mudah? Kau sudah melakukan itu sejak kau lahir. Jadi, tetaplah seperti itu. Jangan pernah berubah~ ~Jujurlah! Katakan sakit jika itu sakit. Jangan menanggungnya sendirian. beban itu terlalu berat untuk kau pikul sendirian. Setidaknya beri Aku kesempatan untuk memperbaikinya. Apa permintaanku ini terlalu sulit? Jika iya, katakan iya! Itu akan membuatku merasa lebih baik~

More details
WpActionLinkContent Guidelines